Breaking News:

Berita Jatim

Ini Peran 5 Pelaku Sindikat Pencetak Uang Palsu Rp3,7 Miliar, Ada Si Pemodal dan Pencetak

Lima orang anggota sindikat pelaku pembuat uang palsu (Upal) metode sablon offset yang produksi Rp3,7 Miliar upal, ternyata membagi tugas dalam menjal

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/ Luhur Pambudi
5 orang tersangka saat dikeler ke Mapolda Jatim 

Pelaku, Ali Agung ditangkap pada Selasa (28/9/2021) dengan barang bukti upal satu miliar rupiah, yang diwadahi dua tas ransel.

Pengakuannya, ia memperoleh dari Ahmad Untung Wijaya (57) warga Mojokerto yang tinggal di Jombang

Ahmad Untung Wijaya warga Bareng diamankan dikediamannya pada Rabu (29/9/2021) dini hari, dengan barang bukti upal 300 lembar upal pecahan Rp100 Ribu, senilai Rp30 Juta. 

Pengakuannya, ia memperoleh dari Ari Susanto (63) warga Sambelia, Lombok yang tinggal di Mojokerto. 

Masih dihari yang sama, Ari Susanto ditangkap di Jalan Raya Mojokerto, pada sore hari. 

Saat dilakukan penggeledahan di kediamannya Dusun Jemblok, Banyuwangi, petugas berhasil menemukan upal dalam wadah satu kardus senilai Rp2,7 Miliar.

Pengakuan Ari Susanto, dirinya memperoleh pasokan itu, dari Joko Sugiarto (56) warga Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, yang tinggal di Kanor, Bojonegoro.

"AS ini mendanai, cetaknya di Bojonegoro si JS. Pengakuannya tersangka sudah banyak beredar. Kami masih terus dalami," katanya di Mapolda Jatim, Kamis (7/10/2021).

Tidak hanya mencetak upal nominal Rp100 Ribu jenis baru, yang dominan warna merah, dan sedang beredar luas sebagai alat tukar di tengah masyarakat.

Dongkolnya, para pelaku juga menyetak upal nominal Rp100 Ribu jenis lama, yang terdapat ornamen plastik sebagai ciri khasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved