Breaking News:

Berita Jatim

Otak Pembuat Uang Palsu Rp 3,7 M yang Dibekuk Polda Jatim Mengaku Belajar Autodidak dari Internet

Otak pembuat uang palsu senilai Rp 3,7 M yang dibekuk Polda Jatim mengaku belajar secara autodidak dari tutorial di internet.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Sindikat pembuat dan pengedar uang palsu saat dikeler di Mapolda Jatim, Kamis (7/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Otak pembuatan uang palsu sebanyak Rp 3,7 miliar dengan metode sablon offset yang dibongkar polisi, ternyata belajar membuat uang palsu secara autodidak.

Dia memanfaatkan panduan video teknik cetak di internet situs video.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan, satu di antara anggota sindikat pembuatan uang palsu tersebut memiliki keterampilan mengoperasikan alat cetak sablon secara autodidak.

Sebelumnya pelaku mempelajari berbagai macam teknik pencetakan dengan alat sablon menggunakan metode offset, melalui situs tayangan video yang menyajikan panduan teknis pencetakan gambar atau sablon.

"Dia bukan tukang sablon. Belajar di internet, tutorial video (YouTube) gitu," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Kamis (7/10/2021).

Penyidik Satreskrim Polresta Banyuwangi yang menangani kasus tersebut, menyita lima kerangka berbentuk kotak alat sablon.

Pada masing-masing alat tersebut, terdapat corak pola tulisan, angka atau simbol, yang menyerupai pola yang terdapat pada lembaran uang pecahan Rp 100 ribu yang asli.

"Jadi dia pakai sistem cetak offset alat sablon itu, dipakai untuk cetak gambar-gambar, kan beda-beda," ungkapnya.

Dengan metode itu, ungkap Gatot, sindikat tersebut sudah beroperasi sejak kurun waktu 10 bulan lalu, dan telah mencetak ribuan uang palsu, dalam pecahan Rp 100 ribu, dengan total nominal Rp 3,7 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved