Breaking News:

Berita Magetan

Akibat Polusi Air, Ikan di Telaga Sarangan Magetan Mendadak Mati

Air telaga Pasir Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur diduga terkena polusi.  Akibatnya ikan air tawar yang benihnya setiap

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Doni Prasetyo
Bangkai ikan air tawar telaga Pasir Sarangan, Magetan, berserakan di tepian telaga bercampur sampah organik dan anorganik. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Doni Prasetyo

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Air telaga Pasir Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur diduga terkena polusi.  Akibatnya ikan air tawar yang benihnya setiap tahun ditabur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mati.

"Kemarin sore ikan telaga yang mati dan menepi banyak,"kata Warsito, warga Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, kepada Surya, Senin (11/10).

Menurut Warsito, ikan yang mati berbagai jenis, ada gurame, nila, patin, mujair, bawal, dan tombro. Ikan berbagai jenis ini benihnya tiap tahun sengaja ditabur Pemkab Magetan, untuk menjaga kelestarian sumber daya alam.

"Banyak yang mati, tapi yang masih hidup, ditengah telaga itu, jauh lebih banyak,"ujar Warsito sambil menyiapkan mata kail untuk bergabung dengan pemacing lain di telaga Sarangan itu.

Seperti diketahui, bulan Oktober menjelang akhir musim kemarau, air telaga surut hampir mencapai 50 persen lebih dari hari hari saat musim penghujan.

"Ini air susut mencapai enam meteran. Diukur dari garis bekas air telaga di talud telaga itu. Saat ini ramai pemancing,  kalau hari libur justru sepi pemancing. Karena hari libur ramai, pemancing terganggu,"ungkap Warsito.

Baca juga: Dubes Arab Saudi Temui Gubernur Khofifah, Bicarakan Umrah hingga Rencana Pembukaan Kantor Konsulat

Kepala Kelurahan (Kakel) Sarangan Prima Suhardi Putra, membenarkan banyak ikan di telaga Pasir Sarangan yang mati, karena ada polusi air.

"Bulan Oktober ini banyak gas belerang. Dan gas belerang itu tercampur air, akibatnya banyak ikan ditelaga yang mati teracuni gas belerang,"kata Kakel Prima saat mendapingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan Joko Trihono, di Sarangan, Senin (11/10).

Dikatakan Prima, bulan Oktober saat ini air telaga Pasir Sarangan surut, bersamaan dengan itu ada gas belerang yang keluar dan bercampur air telaga Sarangan.

"Rupanya itu yang diduga  penyebab ikan di telaga Pasir Sarangan banyak yang mati karena mengisap gas belerang itu,"ungkap Kakel Prima.(tyo)

Kumpulan berita Magetan terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved