Breaking News:

Berita Surabaya

Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Menparekraf Sandiaga Uno: Prihatin Sekaligus Geram

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno turut mengomentari terkait kasus Rachel Vennya yang kabur dari karantina Wisma Atlet Pademangan, J

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Fatimatuz Zahroh
Menparekraf Sandiaga Uno saat hadir dalam acara Apresiasi Kreasi Indonesia yang dihelat di Grand City Convention Hall, Jumat (15/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno turut mengomentari terkait kasus Rachel Vennya kabur dari karantina Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara.

Saat hadir dalam acara Apresiasi Kreasi Indonesia yang dihelat di Grand City Convention Hall, Jumat (15/10/2021), Sandiaga Uno mengatakan Rachel Vennya harus diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku. 

"Tentunya prihatin, dan sekaligus geram ya. Karena kita yang berusaha mengatasi pandemi ini, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan termasuk di dalamnya protokol karantina," kata Sandi. 

"Namun seorang publik figur yang seharusnya jadi contoh justru tidak memberikan contoh yang baik," ia melanjutkan. 

Baca juga: Awali Kegiatan di Blitar, Menparekraf Sandiaga Uno Jogging di Pantai Serang

Sebagaimana diketahui, Rachel Vennya diduga kabur setelah menjalani 3 hari karantina, padahal seharusnya dia menjalani karantina selama 5 hari. Namun ia diduga kabur dari proses karantina yang harus dijalani. 

Lebih lanjut dikatakan Sandi, kasus Rachel Vennya harus diusut tuntas dan diproses secara hukum. Tidak ada pengecualian meski ia adalah seorang selebgram youtuber ataupun publik figur. 

Baca juga: Rachel Vennya Minta Maaf Kabur dari Wisma Atlet, Pelajaran Buat Aku, Menkes: Jangan Dilakukan Lah

"Tentunya aparat hukum diharapkan menindaklanjuti ini, karena ini gak bisa jadi preseden dan harus kita berikan sanksi yang sesuai dengan hukum agar bisa menjadi efek jera bagi para anggota masyarakat yang mencoba melanggar prokes dan protokol karantina," tegasnya. 

Ia sangat menyayangkan adalah kasus ini disaat Pemerintah saat ini akan membuka kembali pariwisata Bali dan juga destinasi yang lain. 

Baca juga: Suami Pembunuh Istri karena TikTok Ditangkap, Akui Cemburu Konten Istri Mengundang Komentar Lelaki

Menurut Sandi pembukaan wisata, harus diikuti pula dengan keriasama dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk publik figur yang ia minta juga untuk menjadi contoh yang baik. 

"Kami meminta para publik figur untuk menjadi contoh, lo lead is to be example. Begitu kita menjadi selebgram kita bisa menjadi tokoh publik kita punya tanggung untuk memberi contoh yang baik," tegasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved