Breaking News:

Berita Jatim

2 Kurir yang Selundupkan 6 Kg Sabu Disergap Polda Jatim, Ternyata Jaringan Malaysia-Madura

2 kurir yang selundupkan 6 kg sabu disergap Polda Jatim, ternyata merupakan jaringan internasional Malaysia-Madura.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil menggagalkan pengiriman sabu seberat enam kilogram jaringan Malaysia-Madura, Selasa (19/10/2021). Barang haram tersebut disita dari dua orang kurir. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil menggagalkan pengiriman sabu seberat enam kilogram jaringan Malaysia-Madura, Selasa (19/10/2021).

Barang haram tersebut disita dari dua orang kurir bernama Lukman Hakim (30) warga Jenggawah, Jember, dan Zainal (28) warga Sokobanah, Sampang, yang tinggal di Jember.

Hasil penyidikan, keduanya pernah menerima dan melakukan pengiriman sebanyak dua kali, yang berlangsung dalam kurun waktu setahun.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan, kedua pelaku memperoleh pasokan sabu seberat itu, dari jaringan internasional Asia Tenggara, yakni negara Malaysia.

Melalui perantara kedua pelaku itu, pasokan sabu tersebut akan dikirim ke kawasan jaringan antardaerah, tepatnya di Sokobanah, Sampang, Madura, Jawa Timur.

Namun, di tengah proses pengiriman memanfaatkan jalur laut, pengiriman paket sabu yang dikemas dalam 27 wadah plastik memanjang lima sentimeter, diwadahi dalam tiga wadah plastik menyerupai bantal kecil itu, berhasil diendus oleh pihak Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Dari Malaysia, tapi dilaksanakan kelompok jaringan Sokobanah, Madura. Ini jaringan Sokobanah. Mau dipasok ke Madura dan dipecah ke Madura. Tapi ini berhasil digagalkan," katanya di Mapolda Jatim, Selasa (19/10/2021).

Sementara itu, Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jatim, AKBP Samsul Makali mengungkapkan, sekali melakukan pengiriman, keduanya bisa mengantongi upah Rp 20 juta.

Baca juga: Gerebek Kamar Kos di Nganjuk, Polisi Dapati Empat Orang Teler Konsumsi Sabu, Tak Berkutik

Pihaknya, masih melakukan pengembangan terhadap temuan sabu seberat total enam kilogram itu. Mengingat, paket sabu itu dikirim ke tiga alamat yang berbeda.

"Kami masih akan kembangkan terus, terutama yang 4 kg," pungkas Makali.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku akan dikenai Pasal 114 ayat 2, dan atau Pasal 112 Jo Pasal 132 Ayat 1 No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara, dan maksimal 20 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved