Berita Blitar

Dindik Kota Blitar Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di 9 SMP Negeri

Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi di sejumlah SMP Negeri.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar, Didit Rahman Hidayat, Senin (5/7/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi di sejumlah SMP Negeri. 

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar, Didit Rahman Hidayat mengatakan sebanyak sembilan SMP Negeri di Kota Blitar sudah menerapkan aplikasi PeduliLingungi. 

Penerapan aplikasi PeduliLindungi ini bagian upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dalam kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah di masa uji coba new normal PPKM Level 1.

"Pemasangan barcode aplikasi PeduliLindungi dilakukan secara bertahap. Sekarang semua SMP Negeri sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi," kata Didit, Selasa (19/10/2021). 

Dikatakannya, sebagai uji coba, penerapan aplikasi PeduliLindungi baru dilakukan di tingkat SMP. 

Dinas Pendidikan menunjuk sembilan SMP Negeri di Kota Blitar untuk uji coba penerapan aplikasi PeduliLindungi

"Para guru dan siswa SMP mayoritas sudah vaksin. Untuk itu, uji coba penerapan aplikasi PeduliLindungi kami lakukan di tingkat SMP," ujarnya. 

Baca juga: Hasan dan Tantri punya Aset Lahan dan Bangunan di Kota Probolinggo

Menurutnya, selain guru dan siswa, para tamu yang datang ke sekolah wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi

"Kami ingin membiasakan para guru dan siswa menggunakan aplikasi PeduliLindungi di sekolah," katanya. 

Kepala SMPN 1 Kota Blitar, Kateman mengatakan sudah memasang barcode aplikasi PeduliLindungi di sekolahnya.

Barcode aplikasi PeduliLindungi dipasang di pintu masuk sekolah dan di pintu kelas siswa. 

Para guru dan siswa diminta untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi di ponselnya. 

Bagi siswa yang tidak memiliki ponsel, tetap dilakukan skrining secara manual. 

"Tiap ruang kelas juga kami passing barcode aplikasi PeduliLindungi. Sebelum masuk kelas, para guru dan siswa kami minta melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi," katanya. (sha) 

Kumpulan berita Blitar terkini

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved