Breaking News:

Berita Mojokerto

Kota Mojokerto PPKM Level 1, Jam Pembelajaran Sekolah akan Ditambah

Tim Satgas Covid-19 Kota Mojokerto akan mempertimbangkan usulan Dinas Pendidikan (Dindik) terkait rencana penambahan jam pembelajaran di sekolah

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
Surya/Mohammad Romadoni
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO- Tim Satgas Covid-19 Kota Mojokerto akan mempertimbangkan usulan Dinas Pendidikan (Dindik) terkait rencana penambahan jam pembelajaran di sekolah menyusul penurunan 
status PPKM Level 1

Sebelumnya, Dindik Kota Mojokerto mengusulkan menambah jam pembelajaran sebagai persiapan siswa menjelang ujian akhir semester tahun 2021.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan pihaknya belum menerima telaah dari Dindik terkait usulan penambahan pembelajaran di sekolah tingkat PAUD, SD dan SMP. Meski demikian, pihaknya akan mengkaji terlebih terlebih dahulu sesuai kebutuhan dari PTM tersebut.

"Dinas Pendidikan belum memberikan telaah kepada kami bagaimana kebutuhan anak-anak (Siswa) dalam rangka persiapan menjalani ujian akhir semester," ungkapnya,  Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Meski Kota Malang Berstatus PPKM Level 2, Alun-alun Belum Dibuka, Banyak Warga Diminta Pergi

Ning Ita sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Kota Mojokerto, menjelaskan tentunya dalam menentukan kebijakan tersebut pihaknya menunggu rincian dari Dindik terkait kebutuhan siswa dalam penambahan jam pembelajaran di sekolah.

"Itu yang lebih tahu adalah dinas teknis maka kita menunggu ada telaah yang diberikan kepada kami sehingga nanti keputusan yang kami tetapkan Satgas Covid-19 menentukan dari kebutuhan anak-anak di Kota Mojokerto dalam rangka persiapan mengikuti ujian akhir semester," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid menjelaskan pihaknya akan segera mengumpulkan seluruh kepala sekolah PAUD, SD dan SMP untuk menampung usulan mereka 
terkait kebutuhan siswa dalam persiapan menghadapi ujian akhir semester.

"Karena kepala sekolah yang lebih tahu kebutuhan siswa-siswa sehingga akan kami buat telaah untuk diusulkan pada ibu Walikota Mojokerto selaku Ketua Satgas Covid-19," terangnya.

Amin menyebut pihaknya hingga saat ini juga masih menunggu perkembangan lebih lanjut lantaran sesuai intruksi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim bahwa satu wilayah (Kota/ Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang) agar berkoordinasi dalam menentukan kebijakan yang sama.

Dindik bersama seluruh kepala sekolah nantinya juga akan membahas terkait kantin sekolah dan pembelajaran olahraga,  apakah bisa dilaksanakan atau tidak saat PPKM level 1 ini. 

"Kami mengusulkan akan menambah jam pembelajaran di sekolah karena sampai saat ini dalam Juknis PPKM level 1 tidak disebutkan terkait hal itu sehingga opsi kami hanya penambahan jam pembelajaran," bebernya.

Dia menambahkan durasi penambahan jam pembelajaran itu nantinya akan diputuskan setelah mendapat masukan dari para kepala sekolah.

"Penambahan jam pembelajaran akan kita sesuaikan namun untuk saat ini durasi pembelajaran di sekolah SD selama 2,5 jam dan SMP 3,5 jam, karena ini juga untuk anak-anak dalam persiapan ujian akhir semester," ucap Amin. (don/ Mohammad Romadoni).

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved