Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Kini Yoris dan Danu Tak Bisa Asal Bicara Soal Kasus Subang, Kuasa Hukum Khawatir: Khusyuk Berdoa

Danu dan Yoris kini tak bisa asal bicara terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. Pengacara akui khawatir: khusyuk berdoa.

Editor: Hefty Suud
Kolase Tribun Jabar/Dwiki MV - YouTube/KOMPASTV
Yoris dan Danu kini tak bisa sembarang diwawancarai soal kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. 

TRIBUNJATIM.COM - Pengakuan Danu terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang mengundang perhatian publik.

Kini, dirinya dan Yoris mulai didampingi oleh kuasa hukum terkait kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustik Ratu (23) di Subang, Jawa Barat, pada Agustus 2021 lalu.

Diketahui Danu sempat mengaku dirinya diminta polisi untuk bantu-bantu di tempat kejadian perkara (TKP), namun pengakuannya itu ternyata berbeda dengan fakta yang ada di lapangan.

Kini baik Yoris maupun Danu sudah tidak bisa lagi diwawancara media atau pihak manapun tanpa izin kuasa hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Achmad Taufan Soedirjo selaku kuasa hukum Yoris dan Danu.

Saat ini tim kuasa hukum Danu tengah berkeliling mencari keterangan saksi-saksi yang direkomendasikan oleh kliennya.

"Kita mendukung semua upaya kepolisian agar segera menemukan siapa pelaku utama dari pembunuhan," kata Achmad dalam kanal YouTube Heri Susanto.

Baca juga: Yosef Diduga Siram Darah di TKP Kasus Subang dengan Air, Pakar Hukum Sebut Ada Pengakuan Tak Logis

Muhammad Ramdanu (21) salah seorang saksi yang sempat disebut memiliki akses keluar-masuk dari rumah korban prampasan nyawa di Subang.
Muhammad Ramdanu (21) salah seorang saksi yang sempat disebut memiliki akses keluar-masuk dari rumah korban prampasan nyawa di Subang. (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

Disamping itu, Yoris turut mengucapkan terima kasih atas bantuan tim kuasa hukum mendampingi dirinya dan Danu.

Achmad kemudian menegaskan kepada semua pihak agar tidak mewawancarai Danu dan Yoris tanpa izin.

"Kami berharap setelah ini , siapapun yang datang untuk minta keterangan dan lain-lain, itu tidak boleh asalkan dengan seizin dari kuasa hukum," ujar Achmad.

Ia mengaku khawatir apabila kliennya berbicara tanpa pengawalannya akan muncul berita yang diplesetkan dan lain sebagainya.

"Agar keluarga lebih khusyuk berdoa," tambah Achmad.

Baca juga: Terungkap Kondisi Psikologis Danu dan Yoris, Tertekan karena Kasus Subang, Ini Kata Tim Kuasa Hukum

Baca juga: Yosef Tiba-tiba Beber Permintaan Tuti, Yoris Ingat-ingat Rekaman Malam Kejadian Kasus Subang, Beda

Simak videonya:

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved