Berita Ponorogo

Belasan Anak Punk di Ponorogo Terjaring Razia, Digunduli Lalu Dipulangkan ke Rumah Masing-masing

Belasan anak punk di Ponorogo terjaring Personil Sat Samapta Polres Ponorogo, Sabtu (23/10/2021). Polres Ponorogo mengamankan anak-anak yang masih..

Polres Ponorogo
Belasan anak Punk di Ponorogo terjaring Personil Sat Samapta Polres Ponorogo, Sabtu (23/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Belasan anak punk di Ponorogo terjaring Personil Sat Samapta Polres Ponorogo, Sabtu (23/10/2021).

Polres Ponorogo mengamankan anak-anak yang masih di bawah umur tersebut di tiga lokasi yang berbeda diantaranya traffic light perempatan mlilir, traffic light perempatan tambak bayan dan traffic light perempatan Terminal Seloaji Ponorogo.

Anak-anak punk tersebut dibawa ke Mapolres Ponorogo untuk diberi pembinaan.

Tak hanya itu, kepala mereka juga digunduli sebelum dipulangkan ke rumah masing masing. 

Kasat Samapta Polres Ponorogo, AKP Edi Suyono mengatakan razia anak punk tersebut digelar dalam rangka Operasi Bina Kusuma Semeru 2021.

"Tujuannya, untuk menekan terjadinya ganggungan Kamtibmas diantaranya premanisme, kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba," kata Edy, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Warga Ponorogo Rasakan Gempa Malang, Ada Guncangan Saat Duduk di Kursi: Kaget Aku

Lebih lanjut Edy menjelaskan, 11 anak punk tersebut akan didata dan diberikan pembinaan pengarahan.

"Mereka dibersihkan dan satu per satu digunduli kecuali tiga anak perempuan. Yang laki-laki digunduli semua," lanjutnya.

Baca juga: Wow! Mensos Risma Serahkan Bantuan 105 iPad untuk Siswa Eks Lokalisasi Dolly

Sementara itu, Wakapolres Ponorogo Kompol Meiridiani merasa prihatin melihat tiga perempuan anak punk tersebut. 

Meiridiani menasihati ketiganya agar bisa mengubah sikapnya.

"Mereka masih cantik dan muda pasti bisa cari pekerjaan yang baik," kata Meiridiani.

Usai di berikan pengarahan dan dipotong rambutnya Seluruh anak punk yang terjaring diberikan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya, lalu dikembalikan ke daerah asalnya masing-masing.

Baca juga: Dipicu Isu Santet yang Tewaskan Keluarganya, Petani di Pamekasan Ini Bunuh Tetangganya Pakai Celurit

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved