Berita Jatim

Keluhan Penumpang di Bandara Juanda: Tes PCR Mahal!

Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Juanda, Surabaya, mengeluhkan soal harga tes PCR yang dinilai mahal

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Fikri Firmansyah
Sejumlah calon penumpang di Bandara Juanda saat sedang memverifikasi kevalidan data dari hasil tes PCR yang telah dikantonginya melalui Aplikasi Peduli Lindungi. Senin (25/10/21) di Terminal 1. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Juanda, Surabaya, mengeluhkan soal harga tes PCR yang dinilai mahal.

Berdasar pantauan TribunJatim.com dilapangan pada Senin (25/10/2021), banyak calon penumpang yang merasa kebaratan dengan harga tes PCR.

Kepada TribunJatim.com, Luqman salah satu penumpang yang akan terbang ke Jakarta dari keberangkatan Bandara Juanda mengungkapkan, dirinya sangat menyayangkan terkait harga untuk Tes PCR di sejumlah Rumah Sakit.

Baca juga: Rakyat Terjerat Pinjol Ilegal, Mufti Anam Nilai BUMN Keuangan Gagal Beri Pembiayaan Murah

"Seharusnya kebijakan aturan terbang ini pakai tes antigen saja.

Kalaupun terpaksa pakai PCR, seharusnya Pemerintah menerapkan harga yang murah," ungkap Luqman, Senin (25/10/21) di T1 Bandara Juanda.

Luqman mnjelaskan, dirinya sendiri untuk tes PCR membawa hasil tes dari tes PCR yang ia lakukan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar.

"Saya melakukan tes PCR di Ngudi Waluyo Wlingi dengab harga 495 ribu," sambung dia.

Tak hanya Luqman saja yang merasa keberatan soal harga PCR yang mahal, namun juga Megawati.

Megawati menilai kebijakan aturan terbang di Bandara Juanda yang wajib menunjukan hasil tes negatif covid-19 melalui PCR sangat ribet.

"Ya ribet kalau aturannya seperti ini. Karena kan mahal mas harga tes PCR. Harapan saya kalau memang harus pakai tes PCR ya Pemerintah harus bisa menetapkan harga PCR namun dengan harga yang murah.

Saya sendiri tes PCR ini tadi ditarif 499 ribu," curhat Megawati.

Megawati yang akan terbang ke Jakarta dengan naik maskapai pesawat Batik Air itu juga mengatakan, bahwa hasil tes PCR yang ia dapatkan itu dilakukan di farmasi Bu Mame, Rungkut Surabaya.

Sekadar informasi, berdasarkan wawancara yang dilakukan TribunJatim.com kepada sejumlah calon penumpang di Bandara Juanda. Mereka (calon penumpang pesawat) melakukan tes PCR dari berbagai macam tempat. Seperti RSUD dan perusahaan farmasi. Selain itu, harga tes PCR yang dipatok pun tidak ada yang sama alias bervariasi, ada yang ditarif mulai seharga 400 ribu hingga 500 ribu.

Kumpulan berita Jatim terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved