Breaking News:

Berita Kota Blitar

BOR Turun, Hanya Tersisa 1 Pasien di Ruang ICU Khusus Covid-19 RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar

Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR turun, hanya ada 1 pasien di Ruang ICU khusus Covid-19 RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, dr M Muchlis, Selasa (26/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR ruang ICU dan ruang isolasi pasien Covid-19 (virus Corona) di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar terus turun. 

Saat ini, dari 24 tempat tidur ruang ICU khusus Covid-19 di RSUD Mardi Waluyo hanya terisi satu pasien atau 4,17 persen.

Sedangkan dari 105 tempat tidur ruang isolasi di RSUD Mardi Waluyo sekarang hanya terisi dua pasien atau 1,9 persen. 

"BOR ruang ICU dan isolasi pasien Covid-19 di RSUD Mardi Waluyo rendah sekali. Mudah-mudahan terus demikian, sehingga pasien Covid-19 yang masuk ke RSUD Mardi Waluyo sedikit sekali atau tidak ada," kata Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, dr M Muchlis, Selasa (26/10/2021). 

Muchlis mengatakan, rendahnya tingkat keterisian tempat tidur di RSUD Mardi Waluyo bisa menjadi tolok ukur suksesnya penanganan Covid-19 di tingkat hulu.

Penanganan di tingkat hulu salah satunya, penegakan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat.

"Pelaksanaan prokes di masyarakat berhasil, efektif, dan maksimal. Buktinya yang sakit tidak ada atau sedikit sekali," ujarnya. 

Selain itu, kata Muchlis, penanganan pasien Covid-19 di tempat isolasi terpusat (isoter) juga bagus. 

Kalau pasien Covid-19 yang dirawat di isoter sedikit, maka tingkat penularan di masyarakat kecil. 

Baca juga: Layanan Pengurusan Paspor di Kanim Blitar Sudah Dibuka, Kuota Dibatasi 50 Pemohon/Hari

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved