Breaking News:

Berita Nganjuk

Wujudkan Satu Data Indonesia, Pemkab Nganjuk Sediakan Data Terpadu untuk Pemutakhiran

Wujudkan Satu Data Indonesia (SDI), Pemkab Nganjuk menyediakan data terpadu untuk pemutakhiran data desa atau kelurahan.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi bersama Tim SurveyMETER dan Kadinas Kominfo Kabupaten Nganjuk jelang paparan Satu Data Indonesia, Kamis (28/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk terus berupaya mewujudkan Satu Data Indonesia (SDI).

Hal itu dilakukan dengan menyediakan informasi maupun data terpadu untuk pemutakhiran data di desa/kelurahan. Baik data individu, rumah tangga, komunitas, maupun fasilitas.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menjelaskan, tujuan dari SDI adalah untuk dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah daerah, sesuai kebutuhan untuk keperluan pelaporan.

"Satu Data Indonesia itu sangat penting bagi pemerintah daerah, makanya harus bisa diwujudkan," kata Marhaen Djumadi, kepada tim SurveyMETER saat audensi di Ruang Anjuk Ladang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, Kamis (28/10/2021).

Dijelaskan Marhaen Djumadi, Sistem Integrasi Data Kelurahan dan Daerah (SIDKD) dapat menjawab kebutuhan data yang akurat, terkini dan menyeluruh, sehingga bisa dijadikan rujukan dalam pengambilan kebijakan di pemerintah daerah.

"Sistem ini meniscayakan satu sistem yang bisa mengintegrasikan data. Dari mulai RT/RW sampai dengan level kabupaten dalam mendukung program Satu Data di Kabupaten Nganjuk. Pemkab Nganjuk akan menganggarkan perluasannya di desa-desa lain," ucap Marhaen Djumadi.

Sementara Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki mengatakan, kegiatan diseminasi hasil dan launching Sistem Integrasi Data Kelurahan dan Daerah (SIDKD) merupakan salah satu jawaban atas urgensi perbaikan data. Mengingat data yang ada saat ini tidak sinkron dan berdampak pada efektivitas program.

Baca juga: Pemkab Nganjuk Sosialisasikan e-SKM untuk Ketahui Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan OPD

"SIDKD itu dapat digunakan sebagai rujukan dalam penanganan masalah sosial, kesehatan termasuk stunting, ketenagakerjaan, dan ekonomi daerah, serta administrasi kependudukan," kata Slamet Basuki.

Sedangkan Direktur Eksekutif SurveyMETER, Ni Wayan Suriastini menambahkan, SIDKD dapat menjembatani tranformasi data menuju registrasi sosial dan pengembangan digitalisasi monografi kelurahan/desa. Hal itu juga sesuai arahan Presiden Joko Widodo, bahwa integrasi data mulai dari tingkat pemerintah desa (monografi desa) sampai dengan tingkat nasional merupakan modal dasar untuk membangun registrasi sosial sebagai dasar pelaksanaan pembangunan nasional yang menjadi bagian dari SDI.

"Jadi SIDKD ini merupakan buah dari perjalanan panjang kerja sama SurveyMETER dengan Pemkab Nganjuk sejak tahun 2018. Yang kemudian mulai akhir tahun 2019 sampai dengan pertengahan 2021 ini cakupan sektor diperluas melalui SIDKD," tutur Ni Wayan Suriastini.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved