Breaking News:

Berita Madura

Momen Bupati Baddrut Tamam Kirim Doa untuk Raja Ronggosukowati Sebelum Pidato Hari Jadi Pamekasan

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menghadiri rapat paripurna istimewa Hari Jadi Pamekasan ke 491 di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempa

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/KUSWANTO
Suasana saat rapat paripurna istimewa Hari Jadi Pamekasan ke-491 di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Rabu (3/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menghadiri rapat paripurna istimewa Hari Jadi Pamekasan ke-491 di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Rabu (3/11/2021).

Rapat paripurna istimewa dengan agenda mendengarkan pidato Bupati Pamekasan tersebut suasananya berbeda dengan rapat biasanya. 

Sebab, pembawa acara, pimpinan rapat hingga pidato bupati menggunakan bahasa Madura.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam sempat mengirim fatihah sebelum menyampaikan pidatonya untuk para pendiri Kabupaten Pamekasan agar arwahnya diterima di sisi Allah Swt, terutama terhadap Raja Ronggosukowati yang memiliki religiusitas tinggi.

Baca juga: Gubernur Khofifah Buka Pameran MTQ XXIX Jatim, Bupati Pamekasan Tunjukkan Produk UMKM Lokal

"Mari kita bersama sama mengirim fatihah kepada para pendahulu kita, terutama kepada Raja Ronggosukowati," pinta bupati kepada peserta rapat.

Dia menyampaikan, Kabupaten Pamekasan yang telah berusia 491 telah menunjukkan usia yang cukup dewasa. 

Kedewasaan usia ini kata dia bisa membuat warganya aman, makmur, serta sejahtera lantaran ekonominya yang bagus.

Baca juga: Kecelakaan di Tol Kertosono-Caruban Tewaskan Satu Anggota Polisi dari Polsek di Ponorogo

"Semoga pertumbuhan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, reformasi birokrasi dan infrastruktur sesuai dengan harapan Raja Ronggosukowati," katanya saat menyampaikan pidatonya yang berbahasa Madura tersebut.

Menurut dia, peringatan hari jadi Kabupaten Pamekasan melalui telaah cukup panjang yang dilakukan oleh para ahli, budayawan, dan sejarawan.

Akhirnya menetapkan tanggal 3 November sebagai hari jadi Pamekasan.

Baca juga: MTQ XXIX Jawa Timur Dimulai, Gubernur Khofifah Minta Jadikan Spirit MTQ untuk Jatim Bangkit

"Makanya, setiap tanggal 3 november Pemkab Pamekasan merayakan hari jadi Pamekasan yang tahun ini bersamaan dengan pembukaan MTQ XXIX (musabaqoh tilawatil qur'an) Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan," ujarnya.

Dia berharap masyarakat dapat meningkatkan rasa syukur atas nikmat Allah Swt, dan pemerintahan di Kabupaten Pamekasan mampu melaksanakan tugas dengan baik. 

Sehingga cita-cita Pamekasan Rajja, Bajra tor Parjuge tercapai sesuai harapan.

"Harapannya kepeloporan Ronggosukowati telah menjadi harapan kita bersama juga dalam melaksanakan tata pemerintahan yang lebih baik," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved