Breaking News:

Berita Madiun

Rekening Diblokir Selama Setahun Lebih, Pengusaha di Kota Madiun Gugat BRI Rp 25 Miliar

Seorang pengusaha di Kota Madiun, Dewi Elyta Sari (42) menggugat BRI sebesar Rp 25 Miliar lantaran rekeningnya diblokir tanpa dasar hukum yang jelas o

tribunjatim/Sofyan Arif Candra
Pengusaha di Kota Madiun, Dewi Elyta Sari (42) Menggugat BRI sebesar Rp 25 Miliar Setelah Rekeningnya Tiba-tiba Diblokir. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Seorang pengusaha di Kota Madiun, Dewi Elyta Sari (42) menggugat BRI sebesar Rp 25 Miliar lantaran rekeningnya diblokir tanpa dasar hukum yang jelas oleh pihak BRI.

Akibat pemblokiran tersebut, Dewi merugi karena tak bisa bertransaksi menjalankan usaha yang menjadi mata pencahariannya sehari-hari.

Penasihat Hukum Dewi, Ratna Indah menyebut rekening kliennya tersebut mulai diblokir pada bulan Februari 2020 lalu tanpa ada penjelasan maupun keterangan kepada nasabahnya tersebut.

"Awalnya kita tidak tahu kenapa diblokir tapi dengan berjalannya waktu tenyata diblokir dengan permintaan seseorang," kata Ratna, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Kecelakaan di Tol Kertosono-Caruban Tewaskan Satu Anggota Polisi dari Polsek di Ponorogo

Padahal setahu Ratna, pemblokiran hanya bisa dilaksanakan pihak oleh kepolisian karena ada perkara, atau atas permintaan pengadilan.

Ratna menyebut, rekening Dewi diblokir selama 1 tahun 4 bulan, dan selama itu pula kliennya tidak bisa menjalankan usahanya.

Setelah bolak-balik mendatangi BRI untuk melayangkan protes, akhirnya pihak bank membuka blokir tersebut.

Baca juga: Komplotan Maling di Surabaya Sengaja Sewa Mobil Buat Curi Motor, Sekali Jalan Bisa Gondol 2 Motor

Namun pihak bank justru meminta Dewi menutup saja rekeningnya agar tidak terblokir kembali.

Namun, yang memberatkan Dewi adalah pasca pemblokiran tersebut banyak pelanggannya yang lari dan tak mau bertransaksi lagi dengan dirinya.

"Otomatis semua usahanya lumpuh karena tidak ada yang percaya lagi karena dianggap sebagai penipu, padahal kita tidak ada masalah apa-apa," lanjutnya.

Baca juga: Maling Satroni Perumahan di Kota Madiun, Gondol 8 Sepeda dari 4 Rumah dalam Sehari

Untuk itu pihaknya menggugat BRI dengan memberikan ganti rugi materiel dan imateriel senilai Rp 25 miliar.

"Omzet klien saya dalam sehari mencapai Rp 1 miliar. Selama diblokir, dia tidak bisa menjalankan kegiatan usaha apa pun," jelas Ratna.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Madiun Rizki Andhika menjelaskan, BRI telah melakukan investigasi terkait kasus tersebut.

Dari pesan yang dikirimkan menyebut, bahwa rekening tersebut terindikasi sebagai rekening penampungan tindak pidana penipuan, sehingga saat ini kasus tersebut tengah ditangani pihak berwajib dan diselesaikan melalui saluran hukum.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved