Breaking News:

Banjir Bandang di Kota Batu

Satu Korban Hilang dalam Bencana Banjir Bandang di Kota Batu Ditemukan Meninggal

Satu korban hilang dalam bencana banjir bandang di Kota Batu ditemukan dalam keadaan meninggal. Petugas masih terus melakukan pencarian korban lain.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Proses evakuasi material lumpur dan kayu yang menutup jalan di Desa Bulukerto, Kota Batu, Kamis (4/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Satu orang warga ditemukan meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kota Batu, Jawa Timur.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan, satu orang warga yang ditemukan meninggal dunia itu bernama Wiji, seorang perempuan.

"Ya, informasinya A1, ditemukan meninggal dunia," kata Rochim saat dikonfirmasi di Markas Pusdalops BPBD Kota Batu, Kamis (4/11/2021).

Wiji menjadi korban pertama yang ditemukan.

Sejauh ini, masih belum ada data valid terkait jumlah warga yang hilang akibat banjir bandang di Kota Batu pada Kamis sore.

Informasi yang beredar di grup-grup WhatsApp (WA) warga, suami Wiji, Sarif, juga dilaporkan hilang.

Hingga pukul 22.00 WIB, belum ada informasi pasti keberadaan Sarif. 

Di tempat yang tidak jauh dari Dusun Sambong, dua warga Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kota Batu dilaporkan hilang terpendam reruntuhan rumahnya yang terkena arus deras banjir bandang, Kamis (4/11/2021).

Dua warga yang dilaporkan terpendam adalah adalah Fery (30) dan anaknya yang masih berusia dua tahun. Keduanya adalah warga Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Agus Budiono, tetangga Fery menjelaskan, Fery dan anaknya telat beranjak dari rumahnya saat banjir bandang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Banjir Bandang di Kota Batu, Ayah dan Anak Dilaporkan Terpendam Puing-puing Rumah

"Ibu dan istrinya sempat kabur. Tapi Fery dan anaknya tidak sempat kabur," kata dia.

Tim gabungan sedang mengevakuasi material banjir berupa lumpur dan kayu yang menimbun rumah Fery.

Hingga pukul 20.30 WIB, tim gabungan masih belum menemukan kedua orang tersebut. 

Alat berat sudah dikerahkan. Tampak pula puluhan petugas yang membersihkan puing rumah Fery.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved