Berita Malang
Sungai Brantas Meluap, Tiga Rumah di Kampung Putih Kota Malang Hanyut
Dampak dari kejadian banjir bandang yang terjadi di Kota Batu, membuat debit aliran Sungai Brantas yang berada di Kota Malang meningkat, Kamis
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dampak dari kejadian banjir bandang yang terjadi di Kota Batu, membuat debit aliran Sungai Brantas yang berada di Kota Malang meningkat, Kamis (4/11/2021).
Akibatnya, aliran sungai meluap dan membanjiri beberapa perkampungan Kota Malang yang ada di pinggir Sungai Brantas.
Untuk mengantisipasi agar tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, seluruh warga yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam RT IV, V, VI, RW VI, Kecamatan Klojen atau biasa dikenal dengan Kampung Putih diungsikan sementara waktu.
Seluruh warga di kampung tersebut, disuruh meninggalkan rumah sementara waktu sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelum meninggalkan rumah, warga diimbau mencabut seluruh sambungan listrik yang ada di dalam rumah dan pintu rumah dikunci.
Baca juga: BPBD Kota Malang Bersiaga di Empat Titik Usai Banjir Bandang Menerjang Kota Batu
Salah seorang warga, Indah (30) menuturkan, warmeninggalkan rumah setelah aliran Sungai Brantas meluap
"Warga diimbau untuk segera naik ke atas, karena kondisinya membahayakan. Bahkan akibat luapan Sungai Brantas, tiga rumah warga mengalami kerusakan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (4/11/2021).
Namun, ia tidak membeberkan secara detail kerusakan yang dialami oleh tiga rumah warga tersebut.
"Kalau di grup WA warga, tiga rumah rusak. Cuma kerusakannya seperti apa, saya kurang tahu. Karena warga disuruh naik ke atas dan segera meninggalkan rumah," jelasnya.
Sementara itu salah satu warga sekitar, Teguh Himawan (40) menuturkan, aliran Sungai Brantas deras dan meluap sekitar pukul 17.30 WIB.
"Rumah saya kebetulan di bagian atas. Kemudian, aliran Sungai Brantas itu langsung deras dan menghanyutkan tiga rumah warga. Untungnya, tidak ada korban jiwa, karena pemilik sudah meninggalkan rumahnya, sebelum rumah itu hanyut terkena aliran Sungai Brantas," bebernya.
Dari pantauan TribunJatim.com sekitar pukul 20.00 WIB, seluruh kondisi Kampung Putih gelap gulita. Hal itu dikarenakan, aliran listrik di wilayah tersebut dipadamkan sementara waktu.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto mengungkapkan, kejadian itu terjadi karena dampak dari kejadian banjir bandang di Kota Batu.
"Aliran debit Sungai Brantas meningkat, sehingga ada beberapa rumah yang terendam dan terdampak," terangnya.
Alie menambahkan, ada tiga titik di Kota Malang yang terdampak luapan Sungai Brantas tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/sisa-sisa-rumah-hanyut-di-kampung-putih-kota-malang-akibat-luapan.jpg)