Berita Kota Malang
10 Rumah Rusak Akibat Diterjang Banjir, Warga Jodipan Malang Butuh Bantuan Material
10 rumah rusak akibat diterjang banjir, warga Jodipan Malang membutuhkan bantuan material. Mereka sudah menghentikan pasokan bantuan untuk sembako.
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dampak banjir bandang yang menyapu sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas di Kota Malang pada 4 November 2021 kemarin, mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Seperti halnya yang terjadi di RW 06 Kelurahan Jodipan, di mana ada 10 rumah warga mengalami kerusakan.
Rumah warga yang rusak tersebut kebanyakan berada di sekitaran bantaran Sungai Brantas.
Hingga hari keenam pascakejadian, sejumlah warga RW 06 Kelurahan Jodipan yang rumahnya terdampak telah mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.
Termasuk sejumlah material, guna membenahi 10 rumah yang mengalami kerusakan tersebut.
"Untuk bantuan logistik seperti makanan, obat-obatan insyaallah sudah tercukupi. Tinggal material bangunan ini seperti batu bata hingga pasir masih belum. Kalau semen sudah ada," ucap Ketua RW 06 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, M Luthfi, Selasa (9/11/2021).
Dilihat dari kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan, Luthfi menjelaskan, kebanyakan rumah warga yang rusak terjadi di area dapur hingga halaman belakang rumah.
Dari 10 rumah warga yang rusak, kini tinggal enam rumah warga yang belum mengalami perbaikan.
Hal ini dikarenakan, pasokan material seperti batu bata dan pasir belum ada.
"Sebenarnya 10 rumah warga yang terdampak ini status rumahnya tidak resmi. Karena ini dampak sosial, mau tidak mau ya harus kami perbaiki. Apalagi bantuan juga sudah turun," ujarnya.
Baca juga: 3 Hari di Posko Pengungsian, Warga Kampung Putih Kota Malang Sudah Tak Sabar Ingin Pulang ke Rumah
Warga yang rumahnya terdampak tersebut, kini belum bisa menempati rumah yang menjadi tempat tinggalnya.
Mereka mengungsi ke rumah kerabatnya yang tinggal di daerah tersebut.
Kini, Luthfi sedang menginventarisir sejumlah bantuan yang telah diterima warga RW 06 Kelurahan Jodipan atas dampak banjir bandang.
Sisa-sisa bantuan, terutama material, nantinya akan dimanfaatkan untuk perbaikan sejumlah plengsengan yang ada di kampung.
"Sisanya bantuan ini akan kami gunakan untuk perbaikan plengsengan. Dan saat ini kami sudah menghentikan pasokan bantuan untuk sembako. Kami hanya menerima bantuan berupa material untuk memperbaiki rumah yang terdampak," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/semen-dari-donatur-untuk-memperbaiki-rumah-warga-malang-yang-rusak-karena-diterjang-banjir.jpg)