Breaking News:

Berita Gresik

Implementasikan Konsep Greend Port Petrokimia Tekan Biaya Operasional dan Tingkatkan Daya Saing

Petrokimia Gresik (PG) perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berupaya meningkatkan daya saing perusahaan melalui penghematan

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
Tempat Port of Petrokimia Gresik Command Center. Pemanfaatan CCTV pada Digital Port Supervising (Aplikasi Petroport) untuk mengurangi penggunaan energi pada kendaraan dan meningkatkan layanan distribusi pupuk, Minggu (14/11/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Petrokimia Gresik (PG) perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berupaya meningkatkan daya saing perusahaan melalui penghematan dan peningkatan produktivitas yang dihasilkan dari implementasi konsep Green Port atau 'Pelabuhan Hijau' di Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), Minggu (14/11/2021). 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, konsep Green Port menjadikan proses kepelabuhanan Petrokimia Gresik lebih efektif, efisien dan ramah lingkungan. Sehingga, semakin mengoptimalkan Cost Reduction Program yang telah dijalankan perusahaan.

Menurut Dwi Satriyo, hal ini sejalan dengan kebijakan International Maritime Organization (IMO) atau organisasi kemaritiman di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang mengharuskan pelabuhan di dunia harus lebih efektif, efisien serta ramah lingkungan melalui penerapan Green Port.

Dwi Satriyo menambahkan, aktivitas di Pelabuhan Petrokimia Gresik tidak hanya sebatas antar pulau, tapi juga antar negara. Mengingat sebagian besar bahan baku masih diperoleh dari impor dan beberapa produk non subsidi Petrokimia Gresik juga eskpor ke mancanegara. Dimana, beberapa negara mengharuskan penerapan Green Port pada pelabuhan asal maupun tujuan.

Baca juga: Ada Silang Pendapat Soal Kondisi Hutan Antara Bupati Malang dengan Aktivis Lingkungan

“Oleh karena itu, kami mengakselerasi penerapan Green Port di Pelabuhan Petrokimia Gresik agar kelancaran operasional bisnis semakin terjamin, dan sekarang Petrokimia Gresik memiliki pelabuhan bertaraf internasional,” kata Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo mengatalan, bahwa konsep Green Port salah satunya mengatur upaya peningkatan pengelolaan energi yang efisien di pelabuhan. 

Beberapa implementasi yang telah dilakukan diantaranya, pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk gedung dan perkantoran, penggunaan sepeda motor listrik, mengganti lampu penerangan konvensional dengan LED, penerapan green building, penyediaan shore connection untuk supply energi kapal, serta pemanfaatan CCTV pada Digital Port Supervising (Aplikasi Petroport) untuk mengurangi penggunaan energi pada kendaraan dan meningkatkan layanan distribusi pupuk. 

“Penghematan biaya operasional pada akhirnya akan berpengaruh pada harga produk, sehingga langkah ini juga menjadi upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan perlindungan bagi konsumen melalui produk berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif,” imbuhnya. 

Selain itu, Dwi Satriyo menambahkan, selain efisiensi sumber energi, konsep Green Port juga diimplementasikan melalui peningkatan kualitas kebersihan daratan dan perairan kolam daerah lingkungan kerja dengan cara menurunkan pencemaran limbah cair, sampah domestik dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Sedangkan, kualitas udara dijaga dengan mengurangi kebisingan, emisi gas karbon dan emisi gas rumah kaca.

“Dengan demikian, penerapan Green Port juga mampu melindungi lingkungan sekitar perusahaan, agar tidak tercemar oleh proses kepelabuhanan, sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya alam,” imbuhnya.

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan, penerapan pelabuhan ramah lingkungan juga menjadi salah satu upaya nyata Petrokimia Gresik dalam mencapai target perusahaan untuk memperoleh Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di tahun 2021 ini.

“Kami percaya Green Port berdampak baik bagi kinerja perusahaan secara global. Hal ini  adanya aspek pengelolaan energi, pengelolaan limbah, pengelolaan lingkungan yang tentunya dapat meningkatkan kinerja, menjaga lingkungan  dan citra perusahaan," katanya (ugy/Sugiyono). 

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved