Breaking News:

Berita Kediri

Bupati Kediri Terapkan Sistem TNT untuk Setiap Belanja APBD, Berikut Tujuan dan Manfaatnya

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana gunakan sistem TNT (transaksi non tunai) dalam pelaksanaan APBD.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Farid Mukarrom
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat berada di Pendapa Panjalu Djayati. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana gunakan sistem TNT (transaksi non tunai) dalam pelaksanaan APBD.

Hal ini diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Kediri Nomor 23 Tahun 2021. 

Tujuan adanya program ini untuk mencegah adanya praktik korupsi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri.

Bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini sudah mewajibkan setiap transaksi yang menggunakan APBD untuk gunakan sistem TNT,

Baca juga: Lakukan Penghematan, Pemkab Trenggalek Pangkas Anggaran Makan dan Minum di APBD 2022

"Transaksi di atas Rp 1 juta diwajibkan non tunai, tidak boleh cash," ujarnya.

Mas Dhito menjelaskan, dasar Perbup TNT itu dibuat untuk mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas.

Selain itu adanya program ini untuk mencegah peredaran uang palsu dan menekan laju inflasi lebih mudah dan cepat karena dengan TNT itu jumlah peredaran uang kertas dapat dikurangi.

Baca juga: APBD Surabaya 2022 untuk Warga Ditingkatkan, Ada SPP Gratis Siswa SMA hingga Kenaikan Honor Modin

"Sistem ini juga mencegah transaksi ilegal. Karena dengan TNT ini digital transaksi terlihat, sehingga potensi penyelewengan anggaran bisa diminimalisir," terang Hanindhito Himawan Pramana.

Penerapan sistem pembayaran TNT itu dinilai akan efektif sebagai pencegahan korupsi. 

Pelaksanaannya bilamana masih ditemukan persoalan dilapangan yang krusial, pihaknya akan memerintahkan Inspektorat, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) untuk melakukan sosialisasi ke bawah. 

"Jangan sampai terjadi uang yang sudah ditransfer ditarik dan dikembalikan lagi secara cash. kita terus berbenah, jangan sampai TNT ini percuma dan sia-sia," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved