Berita Jatim
Periksa Saksi Kasus Suap Liga 3, Penyidik Polda Jatim Rela Datangi Rumah 1 Saksi yang Kecelakaan
Ditreskrimum Polda Jatim memulai penyelidikan kasus dugaan suap atas pengaturan skor (match fixing) kompetisi sepak bola Liga 3 yang dilaporkan pihak
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Ditreskrimum Polda Jatim memulai penyelidikan kasus dugaan suap atas pengaturan skor (match fixing) kompetisi sepak bola Liga 3 yang dilaporkan pihak Komite Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jatim.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, penyidik Ditreskrimum Polda Jatim sejak awal berencana memeriksa lima orang saksi dalam dugaan kasus tersebut.
Hanya saja satu di antara saksi tersebut berhalangan hadir, karena pertimbangan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan karena dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas.
Saksi berhalangan hadir yang dimaksud adalah Zha Eka Wulandari, merupakan Bendahara klub Gresik Putra Paranane.
Berdasarkan catatan yang dihimpun Gatot, dari pihak Satuan Lalu Lintas Polres Malang.
Insiden kecelakaan yang dialami Zha Eka Wulandari terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis (25/11/2021).
Baca juga: 4 Orang Ini Dilaporkan ke Polda Jatim Terkait Dugaan Suap Liga 3, Komdis PSSI Lampirkan Bukti Chat
Saat itu, Zha Eka Wulandari yang dibonceng mengendarai motor oleh suaminya, berinisial AWD, dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Jalan Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Akibat insiden tersebut, Zha mengalami luka-luka pada bagian kepala, tangan hingga kaki, sehingga dirinya tidak memungkinkan melakukan perjalanan ke luar kota, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolda Jatim, Jumat (26/11/2021).
"Yang bersangkutan mau mengisi kartu tol itu, ya buat (pemeriksaan) datang ke Surabaya menghadiri undangan (di Mapolda Jatim)," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Jumat (26/11/2021).
Oleh karena itu, Gatot mengatakan, pihaknya melakukan cara lain agar tetap bisa mengambil keterangan dari Zhe.
Baca juga: Revolusi PSSI Harga Mati, Gerakan Suporter Dimulai di Tanah Pahlawan
Yakni dengan mendatangkan petugas penyidik ke kediamannya, pada Jumat (26/11/2021) malam.
"Informasinya malam ini juga ya, nanti diupdate," jelasnya.
Selain itu, ungkap Gatot, pihaknya juga menyiagakan sejumlah petugas keamanan di kediaman saksi tersebut, untuk mengantisipasi potensi gangguan selama proses penyelidikan kasus tersebut bergulir.
"Kami tetap memberikan perlindungan pada yang bersangkutan. Proses pemeriksaan para saksi masih kami lakukan, mohon waktu," pungkasnya.