Breaking News:

Berita Gresik

Besi Bekas Pabrik Terbakar Diduga Dijual ke Orang Luar Desa, Warga Desa Roomo Gresik Gelar Protes

erwakilan warga Dusun Meduran, Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik protes  didepan pabrik PT Petro Widada. Sebab, warga kecewa atas pemenang lelang b

Penulis: Sugiyono | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/ istimewa
PROTES - Beberapa warga Desa Roomo Kecamatan Manyar protes atas penjualan besi bekas pabrik terbakar diberikan ke orang luar desa, Jumat (26/11/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Perwakilan warga Dusun Meduran, Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik protes  didepan pabrik PT Petro Widada. Sebab, warga kecewa atas pemenang lelang besi bekas pabrik terbakar yang diduga dimenangkan orang luar. 

Perwakilan Warga Desa Roomo Kecamatan Manyar Shomad, mengatakan, beberapa warga Desa Roomo terutama yang di Dusun Meduran kecewa atas informasi pemenang lelang besi tua bekas pabrik terbakar itu dimenangkan oleh orang luar. 

Padahal, ketika pabrik PT Petrowidada terbakar, warga Desa Roomo, khususnya warga Dusun Meduran, diungsikan keluar Desa.

"Sekarang, saat besi bekas pabrik terbakar, akan dijual dan warga ada yang mampu untuk membeli, tidak dimenangkan dalam lelang. Ini sangat tidak menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan," kata Shomad. 

Atas kekecewaan tersebut, beberapa warga akhirnya protes ke pabrik dengan membentangkan spanduk di depan pabrik PT Petrowidada yang telah terbakar. 

Baca juga: Rumah Senilai Belasan Miliar Dilelang Bank, Warga Surabaya Ini Cari Keadilan hingga Surati Presiden

Beberapa spanduk bertuliskan 'Ring satu siap baikot, apabila lelang tidak dimenangkan warga pribumi dan Tragedi meledak PT Petrowidada, warga kami yang terdampak, ring satu harus menang'. 

Warga juga kecewa atas  kabar, bahwa besi sekrap sisa kebakaran tersebut laku sudah dimenangkan orang lain dengan harga Rp 7.800 per kilogram. 

"Warga ring satu seakan-akan diasingkan oleh pihak pabrik. Tapi, saat ada musibah kebakaran, warga yang dikorbankan. Sehingga kami ngeluruk ke pabrik. Warga ingin mendapat kerjaan. Dan jika berhasil, hasilnya akan dibagi untuk warga di empat RW Desa Roomo," katanya. 

Baca juga: Periksa Saksi Kasus Suap Liga 3, Penyidik Polda Jatim Rela Datangi Rumah 1 Saksi yang Kecelakaan

Warga akan terus berjuang untuk mendapatkan besi tua bekas kebakaran tersebut. Sebab, nyawa warga sudah terancam saat pabrik terbakar.

"Warga akan terus lakukan aksi unjuk rasa. Jika sampai besi tua bekas kebaran itu dijual ke pihak lain. Warga sangat terancam nyawanya saat tragedi kebaran, sekarang tinggal enaknya dijual ke orang lain," katanya. 

Sementara, pegawai PT Petrowidada Ansar yang berkoordinasi dengan warga Desa Roomo, saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak menjawab. Padahal, terdengar nada sambung. 

"Kita tadi juga sudah komunikasi dengan Pak Ansar, tapi jawabnya diminta komunikasi langsung dengan Jakarta," imbuhnya.

Baca juga: Persiga Trenggalek Pilih Berangkat Lebih Awal ke Gresik Jelang Tampil Babak 32 Besar Liga 3 Jatim

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved