Breaking News

Berita Jatim

Apresiasi Program Tali Asih dan Persiapan PON 2024, KONI Pusat: Jatim Bisa Jadi Contoh Daerah Lain

Upaya KONI Jawa Timur (Jatim) melakukan persiapan menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, hingga berikan tali kasih kepada para mantan atlet, mend

Editor: Ndaru Wijayanto
KONI Jatim
Program tali kasih ke mantan atlet berprestasi dan workshop bertajuk "Menata Strategi Meraih Juara PON 2024" oleh Pokja Wartawan KONI Jatim di Surabaya, Kamis (2/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya KONI Jawa Timur (Jatim) melakukan persiapan menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, hingga program tali asih kepada mantan atlet, mendapat apresiasi dari KONI Pusat.

Ketua Umum KONI Pusat, Marcelino Norman menyebut KONI Jatim bisa menjadi contoh daerah lain dalam pembinaan, serta menghargai jering payah para mantan atlet.

Hal itu disampaikannya saat workshop bertajuk "Menata Strategi Meraih Juara PON 2024" yang diselenggarakan Pokja Wartawan KONI Jatim di Hotel Wyndham Surabaya City Centre, Kamis (2/12/2021).

Pada kesempatan tersebut, Marcelino menilai penerapan sport science yang dilakukan KONI Jatim adalah sebuah langkah maju.

"PON 2024 masih beberapa tahun lagi, tapi saya lihat penerapan sport science sudah bagus, tenaga ahli dari luar juga bagus. Ini bisa jadi contoh untuk KONI lainnya," kata Marcelino Norman.

Dia berharap dengan pembinaan yang maju seperti itu bisa mendongkrak prestasi atlet. Di mana pada PON XX Papua, 2021, Jatim menempati posisi ketiga.

"Hari ini saya lihat semua berkumpul untuk memikirkkan bagaimana Jatim bisa juara pertama pada PON mendatang," jelasnya.

Marcelino juga turut mengapresiasi program tali asih yang digelar KONI Jatim kepada 14 mantan atlet yang berprestasi dan harumkan nama Jawa Timur.

Program tali asih yang dijalankan oleh KONI Jatim ini sekaligus jadi amanat dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan ini memang rutin digelar setiap tahunnya.

Dalam beberapa kali kesempatan, KONI Jatim selalu berupaya untuk tidak melupakan jasa mantan atlet yang pernah mengharumkan nama Jatim dan Indonesia.

"Mantan atlet berprestasi tentunya jadi kebanggan KONI Jatim atas jasa di masa lalu yang buat jatim bangga," kata pria yang sempat bersekolah di Surabaya ini.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung mengaku bangga program ini bisa kembali digelar.

"Mereka adalah pahlawan olahraga yang tidak boleh dilupakan karena masa kejayaannya selesai," kata Erlangga.

"Selain itu, ini juga tahun ketiga kita berikan beasiswa penuh kepada atlet berpretasi sampai S3 (Strata-3) yang ditanggung negara melalui KONI. Sesuai amanat gubernur jangan sampai pendidikan atlet terbengkalai," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved