Berita Kota Blitar

Pemberangkatan Umrah Kembali Dibuka, Kemenag Kota Blitar Berkoordinasi dengan Biro Travel

Pemberangkatan umrah kembali dibuka, Kemenag Kota Blitar berkoordinasi dengan biro travel, yang saat ini masih mendata jemaah.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Blitar, Habibur Rohman menyambut baik rencana pemerintah memberangkatkan jemaah umrah pada Desember 2021 mendatang, Kamis (2/12/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar menyambut baik rencana pemerintah memberangkatkan jemaah umrah pada Desember 2021 mendatang.

Kebijakan itu diambil setelah otoritas penerbangan Arab Saudi mencabut larangan terbang bagi enam negara, satu di antaranya Indonesia.

"Alhamdulillah, pada 25 November 2021 sudah ada informasi dari otoritas penerbangan Arab Saudi tentang pencabutan larangan terbang dari enam negara, salah satunya Indonesia," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Blitar, Habibur Rohman, Kamis (2/12/2021). 

Seperti diketahui, pemberangkatan ibadah umrah di Indonesia sempat tertunda dua tahun, karena ada pembatasan perjalanan di masa pandemi Covid-19 (virus Corona). 

Habibur Rohman mengatakan, dengan pencabutan larangan terbang internasional itu, dari Indonesia bisa langsung ke Arab Saudi, tanpa ada karantina atau transit ke negara ketiga. 

"Sebelumnya, warga Indonesia boleh masuk Arab Saudi tapi transit ke negara ketiga selama 14 hari," ujarnya. 

Dikatakannya, Kemenag sudah berkoordinasi dengan biro travel penyelenggara perjalanan ibadah umrah di Kota Blitar. 

Sampai sekarang, biro travel penyelenggara perjalanan ibadah umrah masih mendata jemaah. 

Baca juga: Aturan Terbaru Umrah untuk Jemaah dari Luar Arab Saudi, Wajib Pakai 4 Vaksin ini, Usia 18-50 Tahun

"Kami sudah koordinasi dengan dua travel, dan sampai hari ini belum memberangkatkan jemaah umrah. Mereka masih mendata jemaah, termasuk mengecek kelengkapan dokumen mulai paspor dan vaksin," katanya. 

Selain itu, kata Habibur Rohman, Kemenag juga masih menunggu petunjuk teknis pemberangkatan jemaah umrah dari pemerintah pusat.

Menurutnya, sesuai informasi, alur pemberangkatan umrah berbeda dengan sebelumnya.

Sebelumnya, jemaah bisa berangkat dari daerah masing-masing. 

Ke depan, pemerintah memberlakukan kebijakan pemberangkatan jemaah umrah satu pintu di Jakarta. 

Kebijakan pemberangkatan jemaah umrah satu pintu itu untuk mengecek kesehatan dan dokumen.

"Di sana diperiksa kesehatan, PCR, dan vaksinasi untuk jemaah. Kalau pelaksanaan umrah ini bagus, tidak menutup kemungkinan akan terbuka lebar untuk pelaksanaan haji," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved