Breaking News:

Berita Gresik

Hujan Deras Beberapa Jam di Kota Gresik,  Kampung Tlogobendung Kebanjiran

Warga di Desa Tlogobendung Kecamatan Gresik kebanjiran saat hujan deras. Warga terpaksa menjemur kelengkapan tempat tidur dan perabotan rumah

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
BANJIR - Warga di Desa Tlogobendung, Kecamatan Gresik menjemur perabotan rumah tangga yang kebanjiran, Jumat (10/12/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga di Desa Tlogobendung Kecamatan Gresik kebanjiran saat hujan deras. Warga terpaksa menjemur kelengkapan tempat tidur dan perabotan rumah di teras, Jumat (10/12/2021). 

Banjir tersebut terdapat juga terjadi setiap tahun di musim hujan. Warga menduga, banjir tersebut karena fungsi penyambungan air di bawah gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto tidak berfungsi, sehingga air langsung mengalir ke bawah. 

“Ketika hujan deras, air dari waduk di bawah gedung WEP langsung mengalir ke bawah. Sedangkan di bawah terjadi pendangkalan dan penyempitan saluran air, sehingga air meluber ke kampung. Ketinggian air mencapai satu meter lebih,” kata Usman (52), warga Desa Tlogobendung. 

Akibat banjir tersebut, perabotan rumah tangga, tempat tidur dan kasur terendam banjir. “Ini semua warga menjemur tempat tidur dan perabotan rumah,” imbuhnya. 

Baca juga: Identitas Lengkap Maling Warung Kosong yang Ditinggal Pemilik Mengungsi karena Erupsi Semeru

Begitu juga disampaikan Asmiati (59) bahwa, banjir ini terjadi setiap tahun. Dan diharapkan pemerintah daerah menyelesaikannya. Misalnya, saluran air diperdalam dan difungsikan kembali waduk di bawah gedung WEP. 

Akibat banjir yang terjadi selama lebih dari tiga jam, terpaksa Asmiati mengungsi ke rumah tetangga yang rumahnya sudah bertingkat. “Listrik saya matikan. Kemudian, Saya terpaksa mengungusi di rumah tetangga yang rumahnya sudah tingkat,” kata Asmiati. 

Sementara Kepala Badan Penanggulanhan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Tarso Sagito mengatakan, dari bencana banjir di wilayah Kota Gresik tidak ada korban jiwa. Dan banjir terjadi hanya beberapa jam. 

“Seharusnya, solusinya di Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang). Kita, siap memberikan bantun jika diperlukan,” kata Tarso. (ugy/Sugiyono).

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved