Berita Malang

Lupa Dipindah, Mobil Pikap di Malang Hilang Dicuri, Simak Kronologinya

Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan KH. Ahmad Dahlan Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (12/12/2021)

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Lokasi kejadian pencurian mobil pikap yang terjadi di Jalan KH. Ahmad Dahlan Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebuah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan KH. Ahmad Dahlan Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (12/12/2021) lalu. 

Dalam aksinya itu, pelaku berhasil mencuri mobil Mitsubishi Colt Pikap L300 milik Nanda (36) yang merupakan warga Jalan KH Ahmad Dahlan Gang 1.

Korban curanmor, Nanda mengatakan  bahwa mobil pikap dengan nopol N-8522-BG terakhir dipakai oleh ayahnya pada Sabtu (11/12/2021).

Baca juga: Viral Maling Motor di Surabaya Diikat di Pohon, Berhasil Ditangkap Gara-gara Tabrak Rombong Tahu Tek

Saat itu, ayah Nanda pulang sekitar pukul 17.30 WIB dan mendapati parkiran di depan gang rumahnya telah penuh dengan mobil.

"Karena itulah, ayah saya memarkirkan mobil sekitar 20 meter dari gang rumah. Biasanya, ayah memarkirkan mobil tepat di seberang gang, karena penuh akhirnya parkirnya agak jauh," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (15/12/2021).

Dirinya mengungkapkan, pelaku diduga sudah mengincar mobil miliknya itu. Karena sebetulnya saat malam hingga pagi, anggota Linmas RW setempat selalu berkeliling untuk patroli.

"Biasanya, dipindah ke depan toko saya (Toko Kain Nelly). Tapi karena ayah libur, jadi tidak dipindah. Dan baru sadar Senin (13/12/2021) pagi, mobil pikap warna hitam itu sudah hilang," jelasnya

Pasca kejadian tersebut, dirinya langsung melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Polsek Klojen. Pihak kepolisian juga sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kapolsek Klojen AKP Domingos Ximenes mengaku sudah menerima laporan tersebut.

"Untuk saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti yang ada di lapangan," tandasnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved