Breaking News:

Berita Kota Madiun

Mobilisasi Saat Nataru Meningkat, Terminal Purboyo Madiun Wajibkan Penumpang Gunakan PeduliLindungi

Mobilisasi saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) meningkat, Terminal Purboyo Madiun mewajibkan penumpang menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Penumpang di Terminal Purboyo Madiun wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, Minggu (19/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Penumpang yang datang dan pergi dari Terminal Purboyo Madiun wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Kepala Terminal Purboyo Madiun, Suyatno mengatakan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi ini untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat dalam momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Suyatno mengatakan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi ini sebenarnya sudah diberlakukan cukup lama di Terminal Purboyo Madiun, namun dalam momentum Nataru ini penggunaannya akan lebih diperketat.

"Dengan kata lain penumpang yang ada di Terminal Purboyo harus sudah tervaksin semua. Bisa kita lihat di aplikasi tersebut," kata Suyatno, Minggu (19/12/2021).

Penumpang juga harus menjalankan protokol kesehatan, mulai menggunakan masker hingga menjaga jarak.

"Sesuai dengan perintah, kita juga melakukan ram check angkutan Nataru, kita lihat kesiapannya sudah layak jalan atau enggak," lanjutnya.

Suyatno mengatakan di terminal tipe A seperti Terminal Purboyo Madiun, sebenarnya ram check dilakukan setiap hari untuk memastikan keamanan pengemudi, terutama penumpang.

Baca juga: KAI Daop 8 Surabaya Siap Operasikan KA Sesuai Prokes, Berikut Aturan Naik Kereta Api saat Nataru

"Walaupun bus itu sudah punya uji KIR. Tapi uji KIR kan berlakunya hanya beberapa bulan. Dalam perjalanan mungkin saja ban atau remnya tidak seusai standar, itulah mengapa tiap hari kita ram check," terang Suyatno.

Ada beberapa indikator yang diperiksa, mulai dari izin trayek, hasil uji KIR, sabuk pengaman pengemudi, lampu, wiper, dan lainnya.

"Alhamdulillah hampir semua sudah sesuai standar. Jika adapun sangat jarang sekali dan ringan, namun tetap kita tilang dan kita minta untuk diperbaiki," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved