Breaking News:

Berita Malang

Pemohon SKCK di Polresta Malang Kota Mendadak Membludak, Ternyata Ini Penyebabnya

Ruang pelayanan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Polresta Malang Kota diserbu pemohon, Selasa (28/12/2021).

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Suasana lonjakan pemohon SKCK di Polresta Malang Kota, Selasa (28/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ruang pelayanan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Polresta Malang Kota diserbu pemohon, Selasa (28/12/2021).

Dari informasi yang didapat TribunJatim.com, tercatat kenaikan pemohon mencapai 200 hingga 300 persen.

Banyak pemohon SKCK yang akan melakukan pengurusan syarat perpanjangan kontrak PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), khususnya di sektor guru dan tenaga kesehatan.

Selain itu, juga ada beberapa pemohon sebagai kebutuhan syarat administrasi magang, yang akan mulai dibuka pada 2022 mendatang.

Salah seorang pemohon, Isa Wijiningtyas mengatakan, dirinya mengurus SKCK untuk pemberkasan PPPK guru di SMA Negeri 5 Malang.

SKCK tersebut diperlukan, untuk syarat pemberkasan yang harus dipenuhinya.

"Jadi, mengurus SKCK ini untuk persyaratan pemberkasan PPPK di SMAN 5. Sudah datang di ruang SKCK dari jam 08.00 WIB tadi. Ini saja sudah banyak yang antre," jujurnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Eko Novianto mengungkapkan, bahwa petugas siap melayani dengan maksimal.

Meski jumlah pemohon meningkat, pihaknya tetap memberikan pelayanan yang humanis, terbaik, dan maksimal.

"Mungkin ini karena pengumuman pemberkasan itu tanggal Jumat (24/12/2021) kemarin. Dan besoknya tutup, jadi kebanyakan memilih hari ini. Kami tetap akan profesional, dan tentu tidak semua kami layani dalam satu hari. Untuk yang sudah datang hari ini, bisa mengambil SKCK di keesokan harinya. Karena jumlah pemohon yang luar biasa," bebernya.

Akibatnya, ada lonjakan pemohon hingga lebih dari biasanya. Antrean bahkan tampak dari jam 08.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB. Dan di hari biasa, pemohon hanya sekitar 30-50 pemohon, dan di momen ini bisa mencapai 200-300 pemohon dalam sehari.

Eko mengimbau kepada masyarakat, untuk tetap menjaga kondusifitas dalam proses pemohonan SKCK.

"Kami akan melayani dengan maksimal, dan kami berharap untuk tidak menimbulkan kerumunan. Mari kita jaga bersama, agar Kota Malang tetap aman dari lonjakan penularan Covid-19 yang masih ada di sekitar kita," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved