Breaking News:

Berita Kabupaten Madiun

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun Mulai Sasar Anak Usia 6 Tahun, Antusiasme Masyarakat Tinggi

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun mulai menyasar anak-anak usia 6-11 tahun, antusiasme masyarakat tinggi daftarkan anaknya ikut vaksinasi.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Ratusan siswa dari TK dan SD di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, mengikuti vaksinasi Covid-19 di SDN Banjarsari Kulon 2, Rabu (29/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Vaksinasi Covid-19 (virus Corona) untuk anak-anak usia 6-11 tahun mulai dilaksanakan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Pada Rabu (29/12/2021), ratusan siswa dari TK dan SD di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, mengikuti vaksinasi Covid-19 di SDN Banjarsari Kulon 2.

Camat Dagangan, Tarji mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun ini dilaksanakan di masing-masing SD.

"Kalau ada siswa TK yang usianya sudah 6 tahun, maka kita geser ke SD yang terdekat," kata Tarji, Rabu (29/12/2021).

Di SDN Banjarsari Kulon 2 sendiri ada 135 siswa yang hari ini mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis pertama jenis Sinovac.

122 siswa dari SDN Banjarsari Kulon 2, lalu tambahan dari TK sekitar ada 9 siswa, dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) lain 4 siswa.

Tarji menyebut, secara keseluruhan, jumlah sasaran vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun se-Kecamatan Dagangan berjumlah 7 ribu anak, dan ditargetkan bisa selesai dua pekan.

"Sudah kita jadwalkan nanti petugas akan turun ke sekolah agar warga masyarakat bisa dekat untuk melaksanakan vaksinasi bagi putra-putrinya yang usia 6-11 tahun," lanjutnya.

Baca juga: Ribuan Anak Usia 6 Tahun Antusias dan Santai Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Sun City Mal Madiun

Menurut Tarji, antusiasme masyarakat menyambut adanya vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak ini sangat tinggi.

Para orang tua berduyun-duyun ke sentra vaksinasi Covid-19 terdekat untuk mendaftarkan anaknya.

"Tapi pelaksanaan penyuntikan ini harus dengan strategi khusus, karena mungkin ada yang takut untuk disuntik sehingga butuh merayu dan lainnya," jelas Tarji.

"Namun demikian, dengan berbagai upaya, kita coba agar pelaksanaannya cepat, kita target nanti dua minggu harus selesai," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved