Breaking News:

Berita Gresik

Malam Pergantian Tahun Baru 2022 di Kota Gresik Sepi, Warga Pilih Rayakan Pergantian Tahun di Warung

Pergantian malam tahun baru 2022 di Kota Gresik, Simpang empat Sentolang Gresik terlihat sepi. Hanya terdengar suara petasan dan lalu lalang beberapa

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
SEPI - Malam pergantian tahun baru di Simpang Empat Sentolang, Jalan Kapten Dulasim Kota Gresik terlihat sepi, Sabtu (1/1/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pergantian malam tahun baru 2022 di Kota Gresik, Simpang empat Sentolang Gresik terlihat sepi. Hanya terdengar suara petasan dan lalu lalang beberapa kendaraan, Sabtu (1/1/2022). 

Dari pantauan surya.co.id di simpang empat Setolang Gresik terlihat sepi. Hanya terlihat beberapa kendaraan roda dua dan roda empat dari masyarakat yang ingin melihat keramaian pergantian tahun baru 2022. 

Sementara, saat pupuk 24.00 WIB, terdengar beberapa petasan dari pemukiman warga sebagai tanda pergantian tahun 2021 ke tahun 2022. 

Baca juga: Pengendara Motor CBR Meregang Nyawa Dilindas Bus di Jalan Raya Duduksampeyan Gresik

Suasa ramai terlihat di beberapa warung kopi yang masih buka hingga larut malam. Dan beberapa warga yang merayakan bersama sanak keluarga serta teman-temannya. 

“Enak seperti ini, nongkrong di warung kopi,” kata Shomad, saat di warung Makan Kepiting, di  Jalan Panglima Sudirman, Gresik

Lebih lanjut Shomad menambahkan, tempat keramaian di Kota Gresik ditutup, mulai di Alun-alun Gresik, dan Halaman Gelora Joko Samudra di Kecamatan Kebomas. 

“Tempat keramaian ditutup. Jadi ya di warung saja,” imbuhnya. 

Sementara Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, dalam operasi lilin Semeru 2021, jajaran Fokopimda Kabupaten Gresik sepakat untuk menutup area keramaian. Diantaranya, Alun-alun Gresik, Bundaran I Love GKB, Wahana Ekspresi Poesponegoro dan halaman Gelora Joko Samudro. 

“Perayaan malam tahun baru identik dengan konvoi, berkumpul di tempat keramaian dan kelayakan kembang api. Sehingga ditiadakan untuk mencegah perkumpulan dan penyebaran covid-19,” kata Nur Azis. (ugy/Sugiyono).

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved