Breaking News:

Berita Kediri

22 Orang Diperiksa Atas Kasus Panggung Roboh di Kediri, Sound System hingga Ribuan Tiket Diamankan

Polisi amankan barang bukti berupa sound system, kerangka panggung, tiket dan uang serta periksa 22 orang dalam kasus panggung roboh saat hiburan musi

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/FARID MUKARROM
Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha saat menunjukkan barang bukti kasus panggung hiburan musik roboh 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Polisi amankan barang bukti berupa sound system, kerangka panggung, tiket dan uang serta periksa 22 orang dalam kasus panggung roboh saat hiburan musik tanpa izin di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha menyampaikan jika pihaknya sudah melakukan gelar perkara dalam kasus ini.

"Kita sudah gelar perkara, dan sudah sepakat menaikan kasus ini dari lidik ke sidik," ujarnya Selasa (4/1/2022).

Lanjut menjelaskan AKP Rizkika, jika dalam kasus ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada 22 orang.

"Sudah ada 22 orang yang kita periksa, yang jelas itu ada perangkat desa, panitia dan pengunjung. Selain itu yang menyelenggarakan kegiatan pentas seni dan bintang tamu juga kita periksa," ungkapnya.

Baca juga: Ada Potensi Penetapan Tersangka Kasus Panggung Roboh saat Konser Dangdut di Kediri

Sementara itu menurut Rizkika Atmadha jika semua orang yang dipanggil mereka statusnya masih sebagai saksi.

"Terkait potensi tersangka kita masih akan melakukan gelar perkara, dan pilah dulu perannnya masing-masing." jelas Kasat Reskrim Polres Kediri.

Selanjutnya untuk barang bukti yang diamankan dalam kasus ini adalah berupa sound system hingga sejumlah uang.

"Untuk barang bukti yang diamankan ada sejumlah sound, kerangka panggung, 1690 tiket, serta uang hasil dari kegiatan itu," terang Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha.

Baca juga: Insiden Tak Terduga Konser Dangdut di Kediri, Panggung Roboh saat Penonton Asyik Berjoget

Terakhir dalam kasus ini AKP Rizkika Atmadha menyampaikan jika pihaknya menerapkan undang - undang tentang wabah penyakit menular.

"Untuk pasal yang kita gunakan adalah 14 ayat 1 atau 2 dengan ancaman satu tahun," pungkas AKP Rizkika Atmadha.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved