Berita Banyuwangi

Berkunjung ke Banyuwangi, KH Anwar Manshuri Kenang Masa Muda saat Aktif di Banser

Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Anwar Manshur berkunjung ke Banyuwangi, Jumat (20/1/2022).

Penulis: Haorrahman | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Haorrahman
Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH. Anwar Manshur berkunjung ke Banyuwangi, Jumat (20/1/2022). 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Anwar Manshur berkunjung ke Banyuwangi, Jumat (20/1/2022).

Beliau bersama keluarga menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata Blambangan pada malam harinya.

Dalam kunjungan yang berlangsung akrab tersebut, Kiai Anwar Manshur mendoakan agar Banyuwangi semakin dilimpahi keberkahan dan rakyatnya semakin sejahtera. 

"Mugi-mugi tambah berkah, selamet sedoyo lan tambah sejahtera," ungkap pengasuh PP Lirboyo, Kediri tersebut dengan bahasa Jawa.

Banyuwangi sendiri, bagi Kiai Anwar, memiliki cerita tersendiri. Ia mengenang masa-masa mudanya saat masih aktif di Banser.

"Aku biyen latihan Banser dek kulon kene," kenangnya sembari menunjuk ke arah barat dari Pendopo.

Baca juga: Antisipasi Potensi Gelombang Ketiga Covid-19, Bupati Banyuwangi Paparkan Sejumlah Strategi 

Kiai yang juga menjabat sebagai Wakil Rais Aam PBNU itu, dijadwalkan selama dua hari berada di Banyuwangi.

Selain bersilaturahmi dengan Bupati Ipuk, beliau juga bertemu dengan para alumni Pesantren Lirboyo asal Banyuwangi dan menggelar pengajian di Bangsring Underwater, Wongsorejo.

Sementara itu, Bupati Ipuk merasa senang dengan kehadiran Kiai Anwar Manshur beserta keluarga besarnya di Banyuwangi.

"Kehadiran beliau menjadi oase bagi kami. Nasehat dan doa-doanya sangat kami harapkan agar dapat memperlancar berbagai ikhtiyar yang kami lakukan," ungkap Ipuk.

Selama ini, lanjut Ipuk, berbagai kemajuan yang dicapai oleh Banyuwangi tidak terlepas oleh dua hal. Yakni, ikhtiyar dan doa.

"Kami selalu menekankan bahwa segala ikhtiyar kita harus dilengkapi juga dengan doa. Tak bisa jalan sendiri-sendiri. Harus seimbang," pungkas Ipuk.

Baca juga: PBNU Panggil Ketua PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Terkait Dugaan Keterlibatan Politik Praktis

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved