Berita Tuban

Tak Kunjung Berikan Profit, Reseller Investasi Bodong di Tuban Dilaporkan ke Polisi, Jadi Tersangka

Tak kunjung berikan profit, reseller investasi bodong di Tuban dilaporkan ke polisi, kini ditetapkan jadi tersangka.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Polisi menetapkan satu lagi tersangka kasus investasi bodong di Tuban. Tersangka tersebut merupakan reseller investasi bodong, Minggu (30/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Polisi menetapkan satu lagi tersangka kasus investasi bodong di Tuban.

Tersangka tersebut merupakan reseller investasi bodong.

Sebelumnya, Fauzia (21), warga Kelurahan Sidomulyo, Tuban, telah ditetapkan sebagai tersangka, Rabu (19/1/2022).

Kini IR (22) perempuan asal Sendangharjo, Tuban, menyusul di sel tahanan atas penipuan yang dilakukan.

"Kami sudah menetapkan IR sebagai tersangka, kita amankan di rumahnya pada Sabtu kemarin," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa saat dikonfirmasi, Minggu (30/1/2022).

AKP M Adhi Makayasa menjelaskan, saat itu para korban yang menitip uangnya untuk investasi bodong senilai puluhan hingga ratusan juta rupiah meminta hasil keuntungan atau profit.

Baca juga: Berbekal SPK yang Dicomot dari Internet, Warga Surabaya Buka Investasi Alkes Bodong, Kerugian Rp30 M

Namun dijawab IR, masih menunggu pencairan dari Bilad, tersangka utama yang sudah ditahan di Mapolres Lamongan.

Korban dalam hal ini para member yang mengetahui Bilad pelaku penipuan, akhirnya melaporkan IR ke Polres Tuban. 

Penyidik memeriksa puluhan saksi dan juga korban untuk diminta keterangan. Alhasil, menguatkan peran reseller IR sebagai pelaku penipuan.

"Menurut keterangan para pelapor, kerugian mencapai Rp 2,4 miliar. Tersangka sudah ditahan," pungkas AKP M Adhi Makayasa.

Atas tindakan yang dilakukan, pihak kepolisian menjerat tersangka dengan Pasal 372,378 KUHP tentang penggelapan dan tindak penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved