Berita Jatim
30 Persen Emak-emak di Jatim Masih Galau Soal Figur Kandidat Pilpres 2024, Jadi Ceruk Potensial?
Suara kaum emak-emak di Jawa Timur untuk Pilpres 2024 nampaknya masih menjadi ceruk potensial untuk diperebutkan figur yang ingin maju kontestasi.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
Apalagi, dalam konteks Jawa Timur, pemilih perempuan lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pemilih pria.
"Berdasar data DPB 2021, pemilih perempuan berjumlah sekitar 15,64 Juta, pemilih pria 15,16 juta jiwa," terangnya dalam forum yang berlangsung di Surabaya.
Disisi lain, potensi partisipasi pemilih yang datang ke TPS lebih besar pemilih perempuan dibandingkan pemilih pria. Jika berkaca pada kontestasi Pilkada terakhir, persentase pemilih perempuan yang datang ke TPS berkisar 60,5 persen.
"Pemilih laki-laki sebesar 53,8 persen," tambahnya.
Dari fakta-fakta tersebut, Ikhsan mengungkapkan ceruk suara kaum perempuan dan emak-emak ini sangat potensial jadi rebutan. Pemilih emak-emak dapat menjadi segmen politik tersendiri yang penting jadi perhatian disamping segmentasi lain.
"Perilaku politik emak-emak yang saat ini cenderung lebih independen, serta tidak selalu linier atau berbanding lurus dengan gejala-gejala politik umumnya, perlu disikapi oleh para politisi dengan cara yang berbeda pula," jelasnya.