Berita Tulungagung
Kesal Ditatap Adiknya, Kakak di Tulungagung Ancam Pakai Sabit, Burung dalam Sangkar Ikut Jadi Korban
Gara-gara cek-cok dengan adiknya JY (33) warga Desa Temon, Kecamatan Karangrejo harus menjadi tersangka dan tinggal di ruang tahanan.
Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Gara-gara cekcok dengan adiknya JY (33) warga Desa Temon, Kecamatan Karangrejo harus menjadi tersangka dan tinggal di ruang tahanan. Sebabnya karena masalah sepele.
Kapolsek Karangrejo, AKP Sudariyanto melalui Kanit Reskrim, Aiptu Mukadi, kejadian bermula saat JY akan berangkat kerja, Selasa (22/2/2022) pagi.
"Tersangka ini lewat dengan rumah adiknya, lalu terlibat pertengkaran," terang Mukadi, Rabu (23/2/2022).
Kakak beradik ini terlibat perang mulut sengit hingga didengar tetangga sekitar.
Setelah cekcok JY beranjak pulang ke rumah tak jauh dari rumah MA.
Namun tak lama berselang JY balik lagi sambil menenteng sebilah sabit.
"Tersangka ini menarik kerah baju adiknya, lalu mengancam akan membacoknya," sambung Mukadi.
Baca juga: Harga Kedelai Naik, Kecap Cap Kuda Tulungagung Pilih Pertahankan Harga Lama
JY juga menantang MA untuk melaporkannya ke polisi, jika tidak terima dengan perbuatannya.
MA yang mendapat ancaman senjata tajam merasa ketakutan.
Ia berhasil melepaskan kerah bajunya lalu kabur, berlindung di dalam rumah.
"Tersangka yang masih kesal lalu melampiaskan dengan membacok sangkar burung yang tergantung di rumah korban," ungkap Mukadi.
Sangkar kayu itu pun rusak berantakan. Sementara burung cucak ijo di dalamnya juga ikut mati.
Baca juga: Nekat Tangkap Ular Cobra Pemangsa Burung di Kandang, Tiga Warga Jember Kena Semburan Bisa
Burung berkicau dengan suara merdu ini terluka kena sabetan sabit di tangan JY.
"Setelah puas tersangka pergi, langsung berangkat bekerja," tutur Mukadi.
Setelah situasi dirasa aman, MA lalu melapor ke Polsek Karangrejo.