Berita Malang

Kisah Nenek di Malang Rawat Ratusan Kucing Sakit Hingga Sembuh, Curhat Sering Dibully

Rasa sayang Sri Swastiyanti Marhaeny (59) kepada para kucingnya begitu besar. Dengan telaten, Sri merawat ratusan kucing di rumahnya,

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hayu Yudha Prabowo
PENYAYANG KUCING - Sri Swastiyanti Marhaeny (59) memberi makan kucing di Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (23/2/2022). Di rumahnya, Eni memiliki sekitar 150 kucing yang rata-rata merupakan kucing lokal hasil evakuasi dari pasar serta yang membutuhkan pertolongan karena sakit dan luka-luka 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rasa sayang Sri Swastiyanti Marhaeny (59) kepada para kucingnya begitu besar. Dengan telaten, Sri merawat ratusan kucing di rumahnya, Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (23/2/2022).

Wanita dengan 3 orang anak ini mengevakuasi kucing yang membutuhkan pertolongan karena luka dan sakit dari Pasar Lawang. Hingga kini, Sri memelihara 150 ekor kucing di rumahnya tersebut.

"Tiap sore saya pergi ke Pasar Lawang beri makan kucing-kucing tersebut. Sedangkan kucing yang masih kecil dan sakit saya bawa pulang untuk dirawat di rumah," ujar Sri ketika ditemui di rumahnya.

Sri bercerita jika dirinya memang hobi merawat kucing. Sedari dulu, ia sudah familiar mengenai cara merawat kucing yang baik dan benar. Sebelum memelihara ratusan kucing, Sri awalnya hanya merawat 18 ekor kucing di rumahnya.

Baca juga: Sebelum Turun dari Jabatannya, Soeharto Ternyata Sudah Siapkan Pengganti: Ada, Saya Tidak Ambisi

"Waktu saya mundur dari pekerjaan di laboratorium, gak ada pekerjaan yang saya lakukan. Jadi saat sore hari pas nganggur ngasih makan kucing ke Pasar Lawang," bebernya.

Sri menyulap bagian belakang rumahnya menjadi tempat tinggal ratusan kucing. Agar kucingnya tak jenuh, Sri mengatur sedemikian rupa kandang kucingnya.

"Saya buatkan kandang sendiri di belakang rumah. Jam 9 pagi para kucing keluar kandang, lalu jam 2 mereka masuk kandang. Mereka ada kesempatan main-main ke luar," papar wanita ramah ini.

Guna menjaga kebersihan rumah dan kandang kucingya tersebut, Sri dibantu oleh 2 orang asisten rumah tangga.

"Saya dibantu 2 asisten rumah tangga untuk membantu membersihkan para kucing ini. Mereka dibayar oleh anak-anak saya yang sudah bekerja," tutur Sri.

Setiap hari, Sri harus menyiapkan pakan kucing yang jumlahnya tak sedikit. Ia memilih pakan yang berkualitas agar kucing-kucingnya sehat.

"Pakan kucing sehari dry food 5 kilogram. Tongkol Rp 100 ribu dan kepala ayam 2 kilogram," kata Sri.

Untuk mencukupi kebutuhan pakan tersebut, Sri bersyukur tak mengalami kendala kesulitan pendanaan.

"Secara pendanaan 30 persen dari donatur. Saya memiliki donatur tetap. Sisanya diambil dari uang pensiun saya dan jatah dari anak-anak saya," akunya.

Motivasi Sri dalam merawat para kucing sepenuhnya didasari karena empatinya kepada hewan kucing yang begitu besar.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved