Pembacokan di Kediri

Kesaksian Ketua RT soal Pembacokan di Kediri, Ungkap Momen Dikejar Pelaku yang Kalap Tebas 10 Orang

Pelaku Pembacokan Sadis di Wates Kediri sempat kejar Nur Kholis Ketua RT 41 RW 12 Dusun Bangunmulyo Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Jawa T

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Suasana saat lokasi pembacokan di Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri dipasangi garis polisi 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pelaku pembacokan di Wates Kediri sempat kejar Nur Kholis Ketua RT 41 RW 12 Dusun Bangunmulyo Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Nurkholis menyampaikan jika aksi pembacokan ini terjadi sekitar 12.30 WIB. Sementara itu peristiwa berdarah ini juga terjadi secara cepat.

Menurut Nurkholis jika saat itu ia mendengar ada keributan di rumah orangtua pelaku. Lalu ia bersama tetangganya datangi lokasi keributan, dan melihat sudah ada aksi pembacokan.

Tetangga setempat berusaha melerai aksi pelaku, namun yang terjadi justru dapat sabetan celurit

Pun termasuk dirinya yang sempat berlarian menyelamatkan diri, dari amukan pelaku.

"Kejadiannya cepat, paling tidak sampai lima belas menit. Kesehariannya orangnya tertutup," ungkapnya.

Baca juga: Breaking News, Kediri Berdarah, 10 Orang Jadi Korban Pembacokan, Ada yang Korban Meninggal Dunia

Baca juga: Terjawab Kronologi Peristiwa Berdarah Anak Bacok Satu Keluarganya di Wates Kediri

Akan tetapi beruntung, pelaku tak sampai mengenai Nurkholis. Namun sayangnya, tetangga pelaku jadi korban dari amukan pelaku hingga mengakibatkan tewas.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Desa Pojok Darwanto. Di mana saat kejadian itu ada sepuluh orang yang menjadi korban, tiga di antaranya meninggal di lokasi kejadian. 

Kemudian tujuh orang yang mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, empat orang memilih pulang.

"Tiga orang yang masih dirawat di rumah sakit orangtuanya (pelaku) bapak, ibu, sama adik. adiknya yang saat ini kritis," ungkapnya.

Disampaikan, dari informasi yang dia terima, pagi harinya pelaku sempat cekcok dengan ibunya. Kemudian, kejadian pembacokan terjadi siang hari. Pelaku mengamuk dengan posisi membawa sabit.

"Jadi siapapun yang ada itu dibabat, yang melerai pun ikut dibabat," terangnya.

Baca juga: Datangi Keluarga Korban Pembacokan di Desa Pojok, Bupati Kediri Bujuk Korban Lakukan Ini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved