Pembacokan di Kediri

Penuturan Kepala Desa soal Tragedi Pembacokan 10 Orang di Kediri, Ungkap Keseharian Pelaku

Sosok pelaku pembacokan di Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Jawa Timur tidak punya riwayat gangguan jiwa.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/ Farid Mukarrom
Suasana Berdarah korban pembacokan di Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Jawa Timur 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sosok pelaku pembacokan di Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Jawa Timur tidak punya riwayat gangguan jiwa.

Rianto (35) warga Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri mengamuk dan bacok keluarga dan tetangganya.

Aksi pelaku diketahui terjadi di Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri sekitar pukul 13.00 WIB.

Akibat kejadian itu 3 orang diketahui meninggal dunia, satu kritis, dan 6 sisanya dalam perawatan di rumah sakit.

Kepala Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Jawa Timur Darmanto mengatakan jika pelaku tidak pernah ada riwayat gangguan jiwa.

"Kalau riwayat ODGJ atau depresi itu tidak ada. Kami dari pemerintah desa dan warga juga terkejut," ujarnya kepada TribunJatim.com

Baca juga: Breaking News, Kediri Berdarah, 10 Orang Jadi Korban Pembacokan, Ada yang Korban Meninggal Dunia

Lanjut menjelaskan Darmanto, jika pelaku diketahui sudah lama tinggal di Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.

"Kesehariannya pelaku ini tertutup. Tetapi kalau soal keagamaan itu baik. Dia itu Muadzin kok di Masjid," ungkap Kades Pojok.

Sementara itu pelaku juga diketahui sudah berumah tangga sekitar 2 tahun yang lalu. 

Baca juga: Terjawab Kronologi Peristiwa Berdarah Anak Bacok Satu Keluarganya di Wates Kediri

"Untuk kependudukannya sudah pindah di Purworejo Kecamatan Kandat. Tetapi keseharian kerjanya di rumah Desa Pojok itu," terangnya.

"Selain itu untuk keseharian pelaku pembacokan diketahui, bekerja sebagai kuli bangunan dan berkebun," pungkasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha mengatakan jika pelaku diketahui tidak ada riwayat ODGJ.

"Untuk mengecek ODGJ, hari ini (7/3/2022) pelaku sudah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri," pungkasnya.

Baca juga: Kesaksian Ketua RT soal Pembacokan di Kediri, Ungkap Momen Dikejar Pelaku yang Kalap Tebas 10 Orang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved