Berita Jatim

Gagal Menyalip, Elf Berisi 16 Orang Senggol Hiace dan Bus hingga Terguling di Tol Sumo

Diduga gagal menyalip, Elf berisi 16 orang senggol minibus Hiace dan bus hingga terguling di Tol Sumo, empat orang mengalami luka berat.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Mobil minibus Elf bernopol B-7606-SP, yang terlibat tabrakan hingga terguling, di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), KM 714.400 jalur A, Minggu (13/3/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terjadi kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), KM 714.400 jalur A yang melibatkan tiga kendaraan, Minggu (13/3/2022). 

Akibatnya, empat orang mengalami luka berat dan 12 orang lainnya luka ringan.

16 orang termasuk sopir yang menjadi korban kecelakaan itu, berada di dalam mobil minibus Elf bernopol B-7606-SP. 

Mobil Elf berwarna silver tersebut, terlibat tabrakan dengan dua kendaraan yang melaju searah. 

Yakni mobil Hiace bernopol DK-7122-AH, yang dikemudikan M Afif warga Sumenep. Dan sebuah bus bernopol AE-7309-UP yang dikemudikan Niko Kristanto, warga Madiun. 

Kedua orang sopir tersebut dikabarkan selamat, dan tidak mengalami luka sama sekali. 

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Dwi Sumrahadi menerangkan, kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan tersebut bermula saat mobil Elf melaju dari arah Jakarta menuju Madura. 

Laju mobil Elf diperkirakan dengan kecepatan sedang, dan melintas melalui lajur cepat

Setibanya di KM 714.400 jalur A, mobil Elf bermanuver untuk mendahului kendaraan Hiace yang berada di jalur lambat.

Namun, sebelum berhasil mendahului mobil Hiace, mobil Elf malah menabrak bodi bagian depan mobil Hiace. 

Tak pelak, mobil Elf berusaha membelokkan kemudi secara cepat ke kanan. Namun manuver lanjutan tersebut malah mengenai bodi bus yang melaju searah di lajur cepat. 

"Sehingga mobil Elf tersebut terguling di lajur lambat. Saat kejadian situasi arus lalu lintas ramai lancar dan cuaca cerah," ujar AKBP Dwi Sumrahadi saat dihubungi TribunJatim.com, Minggu (13/3/2022). 

Berdasarkan hasil analisis dari olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi, AKBP Dwi Sumrahadi menduga, sopir kurang konsentrasi saat hendak bermanuver mendahului kendaraan yang ada di depannya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved