Viral Video Penembakan di Madura

Pria yang Ditembak di Madura Merupakan Begal, Todong Wanita Pakai Celurit, Warga: Ngeri Pokoknya

Viral pria yang ditembak di Madura, disebut merupakan begal, todong wanita pakai celurit, Warga: Ngeri pokoknya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Sebuah video penembakan di Sumenep Madura viral, Minggu (13/3/2022). Dalam video berdurasi sekitar 26 detik itu, terlihat seorang pria memakai helm warna putih yang diduga ditembak oleh aparat kepolisian Polres Sumenep. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Sebuah video yang memperlihatkan penembakan pria di Jalan Adirasa, Kolor, Sumenep, Madura, yang dilakukan anggota polisi, viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang didapat, pria yang mengenakan jaket hitam dan helm putih yang ditembak adalah begal.

Pria tersebut hendak merampas sepeda motor seorang wanita.

"Itu tepat di depan saya ricuh seorang pria mau merampas motor cewek, tapi waktu itu di lokasi ada polisi dan diperingati, tapi gak dengerin," tutur AF (20), warga yang melintas di tempat kejadian dan menyaksikan langsung peristiwa penembakan tersebut di lokasi.

Karena pelaku tak mau menurut, polisi pun mengeluarkan tembakan peringatan.

Namun, pelaku justru mengeluarkan senjata tajam sejenis celurit.

"Iya itu pas ditembak, warga berhenti, ada juga yang balik arah hingga menjauh, ngeri pokoknya," tuturnya.

Sumber lain menyebut, pria yang diduga begal itu adalah salah satu warga dari Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.

"Dia itu warga Kecamatan Ganding itu. Memang stres," tutur FA (30) warga Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding.

Secara terpisah, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas menjelaskan, pelaku awalnya memang sempat melakukan tindak pidana kriminal terhadap seorang wanita.

Peristiwa terjadi tepat di depan swalayan Sakinah, tepatnya di Jalan Adirasa, Kolor, Sumenep, sekitar pukul 18.00 WIB.

"Ada seorang wanita ditodong oleh seorang lelaki menggunakan celurit. Kebetulan mendengar kabar itu dari masyarakat, Tim Resmob langsung meluncur ke TKP," kata AKP Widiarti Sutioningtyas, dalam keterangan pers.

AKP Widiarti Sutioningtyas menambahkan, petugas langsung meminta pelaku agar menghentikan aksinya.

Namun, yang bersangkutan tetap tidak menggubris hingga akhirnya diberikan tembakan peringatan.

"Sedangkan korban itu teriak-teriak minta tolong. Setelah dikasih tembakan peringatan, karena tak diindahkan, akhirnya dikasih tindakan tegas dan terukur," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved