Berita Magetan

Harga Migor Curah Melangit, Pengusaha Kerupuk Lempeng Khas Magetan Cari Peluang Jual Kerupuk Mentah

Melangitnya harga minyak goreng (migor) curah tembus Rp 25.000/kilogram dari sebelum langka dikisaran Rp 9000/kilogram, ini cukup menghatam usaha mikr

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DONI PRASETYO
Tingginya harga minyak goreng (Migor) curah di Magetan mencapai Rp 25.000/kilogram, cukup menghantam usaha mikro krupuk lempeng kuliner khas Magetan yang jumlahnya ribuan di Kabupaten Magetan ini. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Doni Prasetyo

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Melangitnya harga minyak goreng (migor) curah tembus Rp 25.000/kilogram dari sebelum langka dikisaran Rp 9000/kilogram, ini cukup menghatam usaha mikro kerupuk lempeng khas Magetan.

Untuk mempertahankan kelangsungan kuliner asli Magetan ini, banyak pengusaha kerupuk lempeng mencari peluang menjual kerupuk lempeng mentah.

"Alhamdulillah, sepekan lalu ada warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan pesan kerupuk lempeng mentah sebanyak banyak, tentu saja ini peluang yang harus disambut, pasti tidak bisa sendiri untuk memenuhi pesanan ini, asosiasi pengusaha kerupuk lempeng semua kita libatan, untung sedikit kita nikmati bareng bareng," kata Totok, seorang pengusaha krupuk lempeng dengan merek dagang "Mbah Bayan" kepada Tribun Jatim Network, Senin (28/3).

Diungkapkan Totok, pesanan dari pengusaha mikro di Banjarmasin ini awal yang baik bagi pengusaha kerupuk lempeng yang pusing dengan melangitnya harga migor curah dipasaran untuk mempertahankan kerupuk lempeng kuliner warisan leluhur.

Baca juga: Nasib Produsen Kerupuk di Madiun yang Harus Berhenti Produksi karena Minyak Goreng Curah Terbatas

"Kami dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan dapat bantuan migor curah murah, tapi waktunya hanya sehari dan belum bisa menjangkau pengusaha kerupuk lempeng yang hampir tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Magetan,"kata Totok warga Jalan Sadewo, Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan/Kabupaten Magetan ini.

Menurut Totok, bantuan migor curah murah dari Pemkab Magetan lewat Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) setiap rumah produksi kerupuk lempeng diberikan migor curah murah sebanyak 40 kilogram, dengan harga Rp 11.700/kilogram.

"Sayang aja bantuan hanya sehari, itu belum sampai merata ke pengusaha kerupuk lempeng di seluruh wilayah Magetan,"kata pengusaha lempeng mantan Balian (pembalap liar) ini.

Setiap rumah produksi, lanjut Totok, butuh minimal migor curah murah sebanyak 12 kilogram/hari. Migor sebanyak itu untuk menggoreng kerupuk lempeng sebanyak 3000 lembar/keping atau empat tenggok (setiap tenggok 750 lembar krupuk lempeng).

"Kalau migor curah dengan harga seperti ini, kami pengusaha kerupuk lempeng bingung menjualnya, tapi untung lagi Pemkab lewat Disperindag Magetan masih bisa mengusahakan potongan, walau Rp 1000/kilogram dari Rp 25.000/kilogram menjadi Rp 24.000/kilogram,"kata Totok.

Selisih harga yang diberikan penyalur migor curah walau hanya selisih Rp 1000/kilogram, kalau sehari penggunaan per rumah produksi 12 kilogram, selisihnya bisa untuk tambah yang lain seperti bayar tukang goreng, tenaga munten (membuat bakal krupuk lempeng) dan tenaga dendeng (merajang bakal krupuk lempeng lembaran).

"Selisih harga meski tidak banyak, lumayan bisa untuk tambahan yang lain. Kita berharap Pemkab Magetan lewat Dinas Perdangan bisa segera menstabilkan harga. Sebelum harga stabil, pengusaha krupuk lempeng tetep mengusaha subsidi sebagai upaya Pemkab ikut melestarikan warisan leluhur,"ujar Totok.

Kepala Disperindag Kabupaten Magetan Sucipto, tidak berani berjanji. Tapi tetep berusaha menstabilkan harga migor curah yang menjangkau rakyat strata bawah sampai benar benar terjangkau.

"Kami dari Pemkab Magetan tetep berupaya mensubsidi (membantu) dan ini bukan janji, karena melonjaknya harga migor curah yang menjadi konsumsi rakyat strata bawah ini secara nasional,"tandas Sucipto. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved