Berita Blitar

Lempar Kabel Curian Kena Warga, Karyawan Pabrik di Kabupaten Blitar Diringkus Polisi

Mungkin karena belum mahir dalam menjalankan aksi jahatnya, karyawan pabrik gula ini dengan mudah dipergoki. Sebab, tatkala melemparkan kabel

Tayang:
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Januar
istimewa
Ilustrasi pencurian di Blitar 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Imam Taufiq

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Mungkin karena belum mahir dalam menjalankan aksi jahatnya, karyawan pabrik gula ini dengan mudah dipergoki. Sebab, tatkala melemparkan kabel curiannya ke luar pabrik, itu mengenai warga yang sedang nongkrong.

Karuan, saat akan mengambil. Kabel tembaga curiannya, warga ramai-ramai menangkapnya. Pelakunya diketahui bernama Revin (25), warga Desa Sumberurip Kecamatan Doko. Ia adalah karyawan pabrik gula yang ada di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.

"Dia sudah diamankan dengan barang bukti kabel tembaga, yang diembat dari pabrik tempatnya beekerja," kata AKP Heri Purnomo Yulianto Kapolsek Binangun, Minggu (3/4/2022).

Menurutnya, pencurian sendiri berlansung pada Jumat (t01/4) malam atau sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Asyik Nongkrong di Pinggir Rel KA, 15 Muda Mudi di Gelandang Polsuska ke Stasiun Magetan

Entah sudah berapa hari pelaku menjalankan aksinya, namun sudah berhasil mengelupas kabel sepanjang tiga gulung atau bernilai cukup mahal atau belasan juta.

Sebab, kabel ground itu sudah terpasang dengan baik namun belum difungsikan. Melihat ada kabel bernilai mahal, ia tak langsung mencurinya melainkan hanya dikelupasnya dengan hanya diambil tembaganya. Dari luar, orang menyangkanya, kabel itu tak ada masalah karena pembungkusnya masih terpasang dengan baik.

"Dugaannya juga demikian (nggak mungkin dalam waktu semalam, ia bisa mengelupas kabel sepanjang itu)," ungkapmya.

Berhasil mengelupas kabel sepanjang tiga gulung, pelaku sadar tak mungkin dirinya bisa membawanya keluar dengan melewati pos penjagaan (satpam).

Makanya, ia mencari cara yang rapi buat menghindari kecurigaan para sekuriti itu. Akhirnya, itu ia jalankan di saat dirinya masuk malam. Tepat Jumat (01/4) malam, ia mencari cara buat membawa keluar kabel curiannya. Karena tak menemukan cara yang rapi, ia akhirnya mengeluarkan kabel curiannya itu dengan cara dilemparnya. Itu harus dilemparkan dengan melewati pagar tembok setinggi sekitar 3 meter.

"Tak ada orang lain yang membantunya melainkan dijalankan sendiri. Mungkin, ia merasa aman karena sudah mendekati tengah malam," ujarnya.

Akhirnya, kabel itu ia lemparkan keluar tembok pagar pabrik. Namun, entah tidak dilihatnya dulu atau karena buru-buru, ia asal melemparkannya.

Celakanya, kabel yang dilemparkannya itu mengenai warga yanng sedang nongkrong di luar tembok pabrik. Pabrik gula yang baru operasional empat tahun itu memang berdiri di dekat kampung meski lahannya cukup luas atau belasan hektare. Karuan, warga, yang terkena timpaan kabel terbang dari dalam tembok pagar pabrik bukan hanya kaget namun heran.

"Herannya, kok ada malam-malam orang mengeluarkan kabel tembaga dengan cara yang tak wajar. Karena curiga itu, mereka tak langsung bereaksi melainkan menyanggongnya," paparnya.

Rupanya, kecurigaan warga itu benar. Tak berselang lama, ada orang datang dan mengambil kabel itu. Namun, pelaku tak sadar kalau aksinya diawasi, sehingga saat mengumpulkan kabel, warga menangkapnya.(fiq)

Kumpulan berita Blitar terkini

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved