Berita Kediri
Tangani Permasalahan Jalan, Bupati Mas Dhito Minta Satker Hilangkan Ego Sektoral
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana tengah fokus menangani pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di kawasan Kabupaten Kediri.
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Melia Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana tengah fokus menangani pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di kawasan Kabupaten Kediri.
Bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut bergerak cepat setiap ada keluhan masyarakat terkait fasilitas umum, termasuk jalan.
Dalam menangani kerusakan dan pembangunan jalan, Bupati Mas Dhito meminta pihak terkait untuk bisa saling bersinergi dan menghilangkan ego sektoral mereka.
"Perlu dipahami betul, hilangkan ego sektoral. Percuma kalau jalannya sudah mulus, sudah bagus tapi tidak ada lampunya. Maka akan sia-sia juga," tegasnya saat menghadiri pertemuan dengan Dinas PUPR, Senin (4/4/2022) kemarin.
Baca juga: Rumah Ketua RT di Batu Rusak karena Angin Kencang Disertai Hujan
Bupati Mas Dhito juga meminta satuan kerja (Satker) di pemerintahannya menghilangkan ego sektoral dalam menangani pembangunan jalan.
Mas Dhito mengingatkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) harus bisa berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) dalam menangani pekerjaan jalan.
Hal itu, karena Mas Dhito tak mau pengerjaan jalan tak diimbangi adanya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang penanganannya dibawah Dinas Perkim. Sebab, selain persoalan jalan, penerangan yang minim dinilai rawan mengakibatkan resiko kecelakaan.
Bupati Mas Dhito mengaku prihatin dengan kondisi jalan di Kabupaten Kediri yang masih banyak mengalami kerusakan. Bahkan, dia mengakui selama tiga bulan terakhir banyak keluhan masyarakat masuk terkait kerusakan jalan.
"Terus terang kalau saya melihat kondisi jalan, saat ini aduan masyarakat itu di titik puncak-puncaknya. Tiga bulanan ini, titik puncak masyarakat mengeluhkan masalah jalan," kata dia.
Ia juga menceritakan, ketika melakukan kunjungan ke daerah, seringkali di perjalanan sopir pribadinya berbelok mencari jalan lain karena ingin menghindari jalan yang rusak. Namun begitu, dengan menghindar dia menyadari tidak akan mengetahui langsung tingkat kerusakan jalan yang ada di daerah.
"Itu enam bulan lalu, saya bilang mulai hari ini saya mau melewati jalan yang rusak dan jalan yang rusak itu, rusak betul memang," ungkapnya.
Menyikapi kebijakan pemerintah pusat yang memperbolehkan mudik lebaran tahun 2022 ini, Mas Dhito meminta ruas jalan yang mengalami kerusakan untuk segera dilakukan perbaikan. Diakui, ada beberapa titik jalan yang saat ini tengah fokus untuk segera dilakukan perbaikan.
Titik perbaikan itu meliputi daerah Sidomulyo, Kecamatan Semen yakni jalur Banjarmlati-Mojo, kemudian daerah Ngino, Kecamatan Plemahan yakni jalur Bogo-Kunjang.
Selanjutnya, ruas jalan sekitar Bundaran Wates, yakni jalur Wates-Bedali. Kerusakan ruas jalan itu diakui banyak mendapatkan aduan baik melalui media sosial maupun aplikasi Halo Mas Bup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bupati-kediri-hanindhito-himawan-pramana-atau-yang-akrab-disapa-mas-dhito.jpg)