Ramadan 2022

Perempuan Haid Bisa Dapat Pahala Bulan Ramadan dan Khatam Al Quran? Simak Penjelasan Buya Yahya

Penjelasan Buya Yahya tentang amalan pengganti ibadah puasa Ramadan 2022 bagi perempuan haid. Sehingga tetap bisa mendapatkan berkah di Bulan Ramadan.

Editor: Hefty Suud
freepik
Ilustrasi - Ibadah yang bisa dilakukan perempuan muslim untuk mendapatkan berkah Ramadan 2022, walaupun sedang haid. 

TRIBUNJATIM.COM - Perempuan yang sedang haid, dilarang menjelankan ibadah puasa Ramadan

Setiap bulan bagi wanita usia subur akan mengalami siklus haid. Ditandai keluarnya darah yang berwarna merah kecoklatan.

Itu sebabnya, kaum hawa tak bisa berpuasa penuh selama satu bulan di Bulan Ramadan.

Namun hal tersebut bukanlah halangan bagi perempuan untuk menggapai berkah Ramadan 2022.

Dijelaskan Buya Yahya, ada amalan pengganti ibadah puasa, sehingga tetap bisa mendapatkan berkah Bulan Ramadan.

Buya Yahya menjelaskan wanita yang sedang haid, boleh melakukan segala kebaikan kecuali yang dilarang.

"Yang dilarang sedikit, tidak boleh shalat, puasa, membaca Alquran, kecuali untuk hafalan dan mengulang hafalan, tidak boleh diam di dalam mesjid, tidak berhubungan dengan suami, tidak menyentuh Alquran," jelas Buya Yahya dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Kamis 7 April 2022, Ada Daftar Menu Buka Puasa Sehat

Umat Islam membaca Al Quran di kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2022). Membaca Al Quran (tadarus) dilakukan umat Islam untuk meningkatkan ibadah selama bulan suci Ramadan 1443 H.
Umat Islam membaca Al Quran di kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2022). Membaca Al Quran (tadarus) dilakukan umat Islam untuk meningkatkan ibadah selama bulan suci Ramadan 1443 H. (Tribunnews/JEPRIMA)

Yang boleh dilakukan wanita haid adalah berdzikir, menurut Buya Yahya dzikir apa saja boleh dan bebas dilakukan.

Selain itu, meski dalam keadaan menstruasi wanita tetap dianjurkan bangun malam, sebab tidak ada ketentuan yang haid hanya tidur saja atau tak bangun malam.

"Anda tetap bangun malam sebagai seorang wanita shalehah, jam-jam tahajud Anda tetap bangun yang lain salat Anda berdzikir, sama persis waktu durasinya, maka akan mendapatkan pahala utuh serupa dalam keadaan suci sebagaimana yang sering ia lakukan," paparnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved