Berita Madiun

Hendak Buang Sampah, Warga Madiun Lihat Seuatu di Salurah Air, Ternyata Jenazah Bayi

Polres Madiun Kota mengamankan dalang yang tega membuang jenazah bayi perempuan di saluran air di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Selasa

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Petugas Mengevakuasi Jenazah Bayi Yang Ditemukan di Saluran Air di Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Polres Madiun Kota mengamankan dalang yang tega membuang jenazah bayi perempuan di saluran air di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Selasa (29/3/2022) lalu.

Tak lain dan tak bukan, pelaku pembuangan bayi tak berdosa tersebut adalah ibunya sendiri, yaitu IMS (25) yang juga masih warga sekitar tempat penemuan mayat bayi.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Tatar Hernawan mengatakan IMS ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik telah mengumpulkan cukup barang bukti dan keterangan.

"Kita sudah dapatkan keterangan saksi dan sudah memperolah visum ahli. Selain itu penyidik juga telah melakukan gelar perkara sehingga menetapkan terlapor menjadi tersangka," kata Tatar, Sabtu (16/4/2022).

Baca juga: Nasib Eks Teman Kos Soekarno, Dieksekusi Mati Tentara, Bung Karno Tanya 1 Hal ke Ajudan

Tatar menyebutkan, ada lima saksi yang telah dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Madiun Kota, mulai dari pacarnya hingga tetangga di lingkungan rumah tersangka.

Dari keterangan saksi dan barang bukti, Satreskrim Polres Madiun Kota belum berani menetapkan tersangka hingga hasil visum luar dan tes DNA keluar yang dikuatkan dengan keterangan ahli.

"Motifnya (dibuang) menurut keterangan tersangka (sang bayi) sudah meninggal saat dilahirkan, sehingga dibuang karena agar tidak diketahui orang," ucapnya.

Namun begitu, Tatar memastikan, jenazah bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap tersangka dengan pacarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 341 KUHP yang berbunyi seorang ibu yang karena takut akan diketahui bahwa ia melahirkan anak dengan sengaja menghilangkan nyawa anaknya pada saat anak itu dilahirkan atau tidak lama kemudian, diancam karena membunuh anak sendiri, dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.

Sebelumnya diberitakan, mayat bayi ditemukan di sebuah parit yang terletak di perbatasan wilayah Desa Metesih dengan Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Selasa (29/3/2022) pagi.

Hal tersebut menghebohkan warga sekitar sehingga mereka berkerumun untuk menyaksikan evakuasi mayat bayi perempuan tersebut.

Dikonfirmasi, Kapolsek Jiwan AKP Gunawan menerima informasi penemuan mayat bayi tersebut pada pukul 07.00 WIB.

"Kronologisnya saat saksi saudari Leony membuang sampah di belakang rumah melihat seonggok yang ada di kali saluran air, kemudian memanggil suaminya setelah dicek ternyata jenazah seorang bayi," kata Gunawan,

Dilihat dari kondisinya, bayi tersebut sudah meninggal beberapa hari yang lalu

"Tapi dari keterangan saksi, kemarin juga membuang sampah, namun belum melihat keberadaan bayi tersebut," lanjutnya.

Pihak kepolisian sendiri akan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) guna melakukan penyedilikan untuk menemukan pelaku pembuangan bayi tak berdosa terhadap.

"Jenazah bayi sudah dievakuasi ke RS Dr Soedono untuk dilakukan visum," pungkasnya.


Kumpulan berita Madiun terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved