Berita Banyuwangi

Demi Kelancaran Mudik Lebaran, ASDP Banyuwangi Siagakan 42 Kapal di Ketapang-Gilimanuk

Selama mudik lebaran PT ASDP menyiagakan 42 armada kapal di lintas Ketapang-Gilimanuk, untuk mengantisipasi peningkatan arus mudik yang di prediksi pu

Penulis: Haorrahman | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Haorrahman
Aktivitas di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Selama mudik lebaran, PT ASDP menyiagakan 42 armada kapal di lintas Ketapang-Gilimanuk, untuk mengantisipasi peningkatan arus mudik yang di prediksi puncaknya terjadi pada 28 April 2022. 

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk, Hasan Lessy mengatakan, ASDP memprediksikan, puncak peningkatan arus mudik akan terjadi pada 28 April mendatang.

"Kami prediksi puncak mudik pada 28 April karena bersamaan dengan libur panjang dan cuti lebaran yang di tetapkan oleh pemerintah,” ujar Hasan.

Meski demikian, Hasan mengaku ASDP melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghindari penumpukan kendaraan pemudik di pelabuhan. ASDP menerapkan sistem normal, padat dan sangat padat. 

“Di lintas Ketapang-Gilimanuk terdapat 46 armada kapal. Tapi yang dinyatakan sehat dan disiagakan ada 42 kapal. Sementara 4 kapal lainnya menjalani doking,” kata Hasan.

Baca juga: Pantau Kesiapan Angkutan Lebaran, Puluhan Bus di Terminal Bayuangga Kota Probolinggo Diramp Check

“Dari 42 kapal yang disiagakan tersebut, setiap hari dioperasikan 28 kapal dan 14 kapal lainnya sebagai cadangan,” imbuhnya.

Hasan menjelaskan, untuk kondisi normal, di operasikan 28 unit kapal. Jika kondisi pelabuhan mulai padat kendaraan pemudik, maka akan ditambah 2 kapal yang beroperasi. Dan jika kondisi sangat padat, akan ditambah lagi 2 unit kapal. 

“Pada angkutan mudik tahun ini mulai menunjukkan tren peningkatan penumpang kapal di lintas Jawa-Bali, utamanya masyarakat pulau Jawa yang bekerja di Bali melakukan mudik lebih awal, untuk menghindari penumpukan kendaraan bermotor di area Pelabuhan,” jelas Hasan.

Hal ini seiring dengan kebijakan pemerintah yang melonggarkan protokol kesehatan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), sehingga dipastikan banyak masyarakat yang mudik.

Baca juga: Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas saat Mudik Lebaran, Polres Malang Petakan Lokasi Rawan Macet

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved