Berita Kabupaten Madiun

Kemunculan Ular di Pekarangan Rumah Warga Madiun Buat Geger, Terungkap Penyebab Ayam-ayam Hilang

Kemunculan ular di pekarangan rumah warga Desa Kaibon, Kabupaten Madiun, buat geger, terungkap penyebab ayam-ayam warga yang hilang selama ini.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Proses evakuasi ular di pekarangan rumah warga di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Selasa (19/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, geger dengan kemunculan ular yang berada di pekarangan rumah seorang warga, Selasa (19/4/2022).

Kemunculan ular tersebut telah dilaporkan warga ke perangkat desa, agar bisa segera dievakuasi.

Percobaan evakuasi dilakukan oleh komunitas EXALOS (EXOTIC ANIMAL RESCUE) Regional Madiun dibantu perangkat desa dan warga sekitar pada Selasa (19/4/2022), namun belum membuahkan hasil.

"Saya memang sempat lihat di lubang, kalau dilihat dari diameter badannya mungkin panjang ular tersebut bisa 2,5-3 meter," kata anggota EXALOS Kota Madiun, Dodik Andika.

Dari sekilas, ia melihat jenis ular tersebut adalah retic atau ular sanca kembang atau sowo kembang.

Diduga, ular tersebut sering memangsa ayam yang ada di pekarangan rumah tersebut, karena memang pemilik rumah mengaku sering kehilangan ayam.

"Suatu saat pernah menemukan kulit ular yang sudah mengelupas di bekas mesin cuci yang rusak, baru mulai curiga kalau ayam yang hilang ini dimakan ular," lanjutnya.

Kecurigaan tersebut terbukti, saat Selasa (19/4/2022) pagi pemilik rumah melihat dengan mata kepalanya sendiri ular tersebut turun dari pagar beton yang ada di belakang rumahnya menuju pekarangan rumah dan masuk ke lubang resapan air.

"Ularnya ini masuk ke gorong-gorong tapi ternyata di sampingnya ada bekas galian septic tank dengan luas dan dalam yang belum bisa diperkirakan, ularnya akhirnya tidak tertangkap hilang masuk ke lubang," jelas Dodik.

Pencarian dilakukan mulai pukul 07.00 WIB sampai 11.00 WIB. Selama pencarian tersebut dihabiskan dengan menggali tanah mengikuti lubang yang diduga menjadi jalan kabur ular.

Namun ternyata lubang tersebut bercabang-cabang sehingga menyulitkan petugas.

"Karena nihil saya edukasi kalau ularnya muncul kembali, bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan. Lubang-lubang yang bisa jadi jalan ular untuk masuk rumah juga sudah ditutup," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Baca berita lainnya seputar Kabupaten Madiun

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved