Berita Surabaya
Sahur Berdarah di Surabaya, Dua Pria Dihajar Gerombolan Pemuda, Balok Kayu Jadi Senjata
Dua pria di Jalan Sencaki Surabaya tiba-tiba jadi korban penyerangan delapan pemuda saat tunggu waktu sahur, Selasa (12/4/2022) lalu. Korban adalah
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua pria di Jalan Sencaki Surabaya tiba-tiba jadi korban penyerangan delapan pemuda saat tunggu waktu sahur, Selasa (12/4/2022) lalu.
Korban adalah Erfan (28) warga Jalan Bulak Banteng Perintis III, Surabaya, dan Fahrul (23) warga Jalan Sencaki, Surabaya.
Mereka dikeroyok hingga mengalami luka di pinggang dan kaki.
Korban mengalami luka akibat dipukul menggunakan balok kayu dan benda lain yang ada di sekitar lokasi.
Baca juga: Detik-detik Purnawirawan TNI Meninggal di Jalan seusai Tabrak Truk, Terungkap Penyebabnya
Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang mendapat laporan menuju ke lokasi dan melakukan penyelidikan.
Berbekal dari rekaman CCTV di lokasi, akhirnya berhasil mengamankan satu tersangka yaitu SBP alias Wowo (15) warga Simokerto, Surabaya.
"Tersangka kami amankan di rumahnya. Kami juga sita balok kayu yang terdapat paku di permukaannya," kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Rizky Wicaksana, Selasa (19/4/2022).
Arief mengatakan, tersangka ini saat itu sedang berada di lokasi bersama temannya dan bermain petasan dini hari itu.
Korban yang berada di lokasi merasa terganggu dan diduga korban memarahi tersangka.
Namun, ini membuatnya tidak terima dan memanggil temannya yang lain.
"Saat itu, tersangka mengajak temannya berjumlah 25 orang ke lokasi dan mengeroyok korban," jelasnya.
Tidak hanya menggunakan tangan kosong, kelompok ini membawa celurit dan balok kayu.
Mereka kemudian menyabetkan celurit ke arah kedua korban dan ada pula yang memukulkan balok kayu, hingga korban terkapar di lokasi.
"Korban mengalami luka akibat senjata tajam (sajam) dan lebam di punggung hingga kaki. Untuk Sajam masih kami selidiki lagi, karena penuturan tersangka tidak menggunakan sajam, hanya kayu dan tangan kosong," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kasatreskrim-Polres-Pelabuhan-Tanjung-Perak-Surabaya-AKP-Arief-Rizky-Wi.jpg)