Berita Nganjuk

Diduga Edarkan Sabu-sabu, Sopir di Nganjuk Digerebek Polisi, Polisi Temukan Barang Bukti Kuat

Diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu, EK (34) seorang sopir Warga Desa Prayungan Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk diamankan Polisi.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar
shutterstock
Ilustrasi kasus narkoba di Nganjuk 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu, EK (34) seorang sopir Warga Desa Prayungan Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk diamankan Polisi. Dari tangan tersangka EK, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Nganjuk diamankan barang bukti beberapa paket sabu-sabu siap edar total seberat 0,54 gram dan seperangkat alat hisapnya.

Kasatresnarkoba Polres Nganjuk, AKP Joko Santoso menjelaskan, penangkapan terhadap EK merupakan hasil pengembangan dari kasus narkoba jenis sabu-sabu yang berhasil dibongkar tim Opsnal Satresnarkoba sebelumnya. Disamping itu, penangkapan terhadap tersangka juga adanya informasi yang masuk dalam program 'wayahe lapor Kapolres'.

"Tim opsnalpun melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap tersangka yang sudah diketahui identitasnya tersebut," kata Joko Santoso melalui Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Minggu (24/4/2022).

Baca juga: Kronologi Honda Brio Tertabrak Kereta di Surabaya, Ramai Teriakan, Warga di Pos Langsung Lari

Setelah diketahui keberadaan tersangka, dikatakan Joko Santoso, Tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya. Tersangka tidak melakukan perlawanan saat diamankan. Selanjutnya tim Opsnal langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan ditemukanlah sejumlah barang bukti peredaran sabu-sabu beserta seperangkat alat hisapnya.

"Tersangka langsung diamankan beserta barang bukti di Polres Nganjuk," ucap Joko Santoso.

Saat ini, ungkap Joko Santoso, tersangka masih menjalani serangkaian pemeriksaan oleh Penyidik Satresnarkoba untuk mengetahui kepada siapa saja narkoba jenis sabu tersebut diedarkan. Dan sabu-sabu tersebut didapat tersangka darimana saja.

"Dan tersangka EK tersebut merupakan anggota jaringan lokal narkotika jenis sabu-sabu. Tersangka EK sendiri terancam dijerat UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara hingga 20 tahun. Kamipun berharap masyarakat tidak mencoba bermain dengan narkotika karena kami siap menindak tegas siapapun itu bila terkait narkotika," tutur Joko Santoso.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved