Berita Surabaya
Ditinggal Lebaran ke Saudara, Rumah Warga Sawahan Malah Diacak-acak Maling, Barang Berharga Amblas
Nasib apes dialami oleh Sunarti (37) warga Jalan Banyu Urip Wetan II, Bantu Urip, Sawahan, Surabaya, pukul 15.20 WIB, Minggu (8/5/2022) sore.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Nasib apes dialami oleh Sunarti (37) warga Jalan Banyu Urip Wetan II, Bantu Urip, Sawahan, Surabaya, pukul 15.20 WIB, Minggu (8/5/2022) sore.
Ia mendapati rumahnya diacak-acak maling, seusai pulang dari silaturahmi 'unjung-unjung' ke rumah kerabat, di Jalan Tambak Pring, Asemrowo, Surabaya.
Setelah memeriksa lemari di kamarnya. Bak petir menyambar di siang bolong, sejumlah perhiasan emasnya dan uang tunai tabungnya senilai Rp15 juta, amblas.
Saat ditemui awak media, Sunarti mengungkapkan, dirinya baru menyadari ada keanehan di rumahnya, tatkala mendapati pintu rumah terbuka, gembok penguncinya hilang.
Baca juga: Awalnya Niat Mencuri, Pria Gresik Malah Nodai Janda saat Bobol Rumah Korban, Bermula dari Wifi Mati
Ia memperkirakan, total nilai kerugian dari sejumlah perhiasan emas yang raib beserta uang tunai miliknya, sekitar Rp47 juta.
Insiden tersebut merupakan yang pertama kalinya. Selain rumah dalam keadaan kosong, sebelum pergi berkunjung ke rumah kerabat, pukul 11.00 WIB, di hari itu. Ia telah mengunci pintu dan pagar rumah menggunakan gembok.
"Padahal pintu rumah, dan pagar, sudah saya gembok," ujar Sunarti saat ditemui awak media di kediamannya, Senin (9/5/2022).
Insiden tersebut telah dilaporkan Sunarti ke pihak pengurus RT, dan Mapolsek Sawahan. Dan ia berharap pelaku dapat segera dibekuk.
"Sudah laporan ke Pak RT dan Polsek Sawahan," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Sawahan Polrestabes Surabaya Kompol Rizky Fardian mengatakan, pihaknya telah menerima laporan atas dugaan kejahatan pencurian yang telah dilaporkan oleh pihak korban.
Namun, pihaknya belum bisa menyampaikan banyak hal terkait insiden tersebut. Karena proses penyelidikan masih terus bergulir.
Penyidik sudah melakukan serangkaian tahapan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Termasuk memeriksa sejumlah saksi.
Oleh karena itu, pihaknya enggan berspekulasi macam-macam mengenai latar belakang terduga pelaku.
"Kini kami masih melakukan penyelidikan," ujar Risky saat dikonfirmasi awak media.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com