Kecelakaan Maut Bus di Tol Sumo

Akhirnya Terungkap Kronologi Kecelakaan Maut Bus di Tol Sumo, Polisi Tak Temukan Jejak Pengereman

Direktur Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman mengungkapkan, pihaknya tidak menemukan jejak pengereman di ruas titik jalan yang menjadi

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Dokumentasi Ditlantas Polda Jatim
Lokasi kecelakaan bus pariwisata d tol Sumo, Senin (16/5/2022) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Direktur Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman mengungkapkan, pihaknya tidak menemukan jejak pengereman di ruas titik jalan yang menjadi lokasi insiden kecelakaan tunggal bus pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto, KM 712.400/A, hingga tewaskan 14 orang.

Artinya, bus berisi 34 orang termasuk dua orang operator bus; sopir dan kernet itu, langsung menghantam tiang papan reklame di KM tersebut, tanpa adanya manuver pengurangan kecepatan.

Hal tersebut diperoleh dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dari Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Mabes Polri bersama Ditlantas Polda Jatim, dan Satlantas Polres Mojokerto Kota.

"Tidak ada. Dari hasil olah TKP, tidak ada bekas pengereman, sama sekali," ujarnya saat ditemui awak media di depan Gedung Ditlantas Mapolda Jatim, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Kondisi Terkini Korban Kecelakaan Maut Bus di Tol Sumo yang Dirawat Intensif di 4 RS Mojokerto

Latif juga mengungkapkan, beberapa saat insiden tabrakan itu terjadi, bus tersebut diduga sempat mendahului atau menyalip kendaraan; truk, yang melaju searah dengannya.

Manuver menyalip itu dilakukan bus tersebut, di lajur cepat ruas tol KM 711. Setelah berhasil mendahului kendaraan truk tersebut, bus kembali lagi ke lajur lambat semula.

"Pada saat dia mengendarai, dia sempat menyalip kendaraan truk yang di depannya melalui jalur cepat, di sekitar KM 711. Setelah itu dia kembali ke jalur lambat dia oleng ke kiri," ungkapnya.

Saat insiden tabrakan itu terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Pengemudi bus itu bernama Ade Firmansyah yang merupakan sopir cadangan, menggantikan sopir utama bus, Ahmad Arif.

Pergantian sopir tersebut dilakukan di Rest Area Tol Ngawi, saat perjalanan kembali menuju ke Surabaya, Senin (16/5/2022) dini hari.

Latif tak menampik, proses pengganti tugas mengemudi bus tersebut, dilakukan di rest area Tol Ngawi.

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya dari proses pemeriksaan awal. Ade Firmansyah terhitung baru mengemudikan bus tersebut untuk jarak tempuh 17 Km.

"Iya (rest area) di KM 695, jadi sopir ini (Ade Firmansyah) baru 17 Km, dengan KM 712 (lokasi tabrakan) ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polresta Mojokerto AKP Heru Sudjio mengatakan, ada dua sopir yang mengawaki bus dalam peristiwa yang terjadi di titik KM 712.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved